NetSains.com

Recent Comments


Powered by Disqus

25 Penulis Teraktif

  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • Foto anda tak tampak disini? Segera buat akun di Gravatar.com!
chemistry
  • Can't retrieve RSS Feed
Netsains.Com on Facebook
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (Belum ada rating)
Loading ... Loading ...

Perhatian!
Artikel ini adalah artikel lama, diterbitkan lebih dari setahun yang lalu.
Mohon beritahu kami melalui komentar apabila artikel ini sudah tidak relevan lagi

Permainan Papan: Lebih dari Sekedar Bermain

Ingin merasakan bagaimana rasanya pengusaha kaya di Indonesia? Ingin merasakan bagaimana sulitnya menjadi bupati/pejabat di tanah Jawa? Ingin merasakan bagaimana menjadi dalang terkenal dan berpengaruh? Ingin tahu lebih banyak tentang Batavia? Percaya atau tidak, semuanya bisa kita dapatkan dalam waktu kurang dari 4 jam!

Keempat pertanyaan di atas telah diangkat menjadi tema utama empat buah permainan papan bergaya Jerman (German style board game) atau lebih dikenal dengan nama Eurogames yang cukup sukses: Indonesia, Java, Bali, dan Batavia. Sayangnya ke-empat permainan papan tersebut bukanlah hasil karya anak bangsa melainkan produk impor dengan label harga yang bisa membuat kita geleng kepala.

Permainan papan bergaya Jerman atau Eurogames umumnya mengangkat tema yang spesifik serta menarik, dilengkapi dengan peraturan yang mendetail tapi tetap mudah diikuti, mekanisme permainan yang menantang logika (sekaligus meminimalkan faktor keberuntungan), dan menuntut adanya interaksi yang cukup sering antara para pemain, jauh berbeda dari berbagai permainan papan yang umumnya telah lama kita kenal. Tema yang diangkat sangat bervariasi, mulai dari sejarah/legenda (Alhambra, Tajmahal, Marcopolo), tempat-tempat menarik di seluruh belahan dunia (Indonesia, Manila, Niagara), cerita dari buku/film (Lord of the Ring, Pilars of the Earth) , dan berbagai tema umum yang biasa kita dapati alam keseharian kita (perdagangan, politik, interaksi sosial). Beberapa di antaranya bahkan dilengkapi dengan ilustrasi dan komponen permainan yang begitu indah sehingga layak disebut sebagai sebuah karya seni.

Dengan berbagai karakteristik yang dimilikinya, Eurogames berhasil menjadi sebuah komoditas sangat menarik (sekaligus mahal).

Setiap tahun, diakhir bulan oktober, kota Essen di Jerman selalu dibanjiri puluhan ribu penggembar permainan papan yang datang dari berbagai negara. Pameran permainan papan terbesar didunia yang dinamakan Internationale Spieltage telah menjadi salah satu festival rutin di kota tersebut. Tahun ini tercatat lebih dari 150 ribu pengunjung memadati Internationale Spieltage, sebuah indikator signifikan betapa berartinya besarnya prospek bisnis dari produk ini.

Profesi Menjanjikan

Di beberapa negara Eropa, permainan papan telah lama menjadi sebuah komoditas bisnis yang menarik. Pencipta permainan papan (umumnya dikenal sebagai game engineer/game designer) menjadi sebuah profesi yang cukup menjanjikan dan sangat dihargai, bahkan dianggap setingkat dengan para pengarang buku . Seperti tertulis di atas, permainan papan bergaya Jerman dikenal karena keunikan tema serta mekanisme permainannya. Seorang game engineer dituntut untuk memiliki pengetahuan yang memadai di bidang matematika dan statistika, karena umumnya kedua hal tersebut menjadi faktor penting dalam penciptaan mekanisme permainan. Selain itu mereka juga umumnya dituntut untuk memiliki pengetahuan tentang tema yang diangkat (sejarah, psikologi, ekonomi, literatur, dll). Sehingga sebuah proces penciptaan permainan papan bisa dilihat sebagai sebuah proses riset yang kompleks. Salah seorang game engineer terkemuka Friedemann Friese bahkan telah merencanakan proses riset selama 5 tahun untuk ide permainan terbarunya (www.2f-spiele.de).

Dua karakteristik utama dari permainan papan, tema dan mekanisme permainan, juga menjadikan permainan papan menjadi sebuah produk yang memiliki fungsi ganda. Selain funsi utama sebagai alat hiburan, permainan papan juga dapat dimanfaatkan sebagai alat belajar yang efektif. Setiap permainan papan umunya dilengkapi dengan keterangan minimal umur pemain yang disarankan, disesuaikan dengan tingkat kesulitan permainan. Permainan papan untuk anak-anak dan keluarga umumnya lebih banyak menekankan faktor edukasi sederhana dan interaksi/komunikasi yang intensif diantara pemain. Untuk level kesulitan yang lebih tinggi umumnya dibutuhkan lebih banyak perhitungan dan perencanaan/strategi untuk bisa memenangkan permainan. Berbeda dengan catur, yang hanya bisa dimainankan oleh dua orang, permainan papan umumnya dimainkan oleh lebih dari dua orang, ditambah mekanisme yang unik menjadikan permainan ini relatif lebih kompleks dan tentunya lebih menarik.

Fungsi Ganda

Fungsi ganda yang umumnya dimiliki oleh sebuah permainan papan adalah hal yang salah satu kelebihan permainan ini. Ditengah-tengah masyarakat yang semakin sibuk dan semakin tingginya tuntutan untuk bisa menyampaikan ilmu pengetahuan dengan cara yang lebih efektif, permainan papan bisa menjadi sebuah alternatif. Mekanisme Eurogames yang menuntut interaksi antar pemain mampu merangsang terciptanya kebersamaan yang berkualias diantara para pemain. Beragam tema serta proses perhitungan dan startegi yang tercipta bisa menjadikan proses belajar menjadi lebih menyenangkan. Salah satu hasil riset yang dipublikasikan pada New England Journal of Medicine Study juga menyatakan bahwa orang-orang yang melakukan aktivitas yang merangsang fungsi otak diwaktu luangnya, salah satunya dengan memainkan permainan papan, memiliki resiko yang lebih rendah untuk mengalami deminia (penurunan fungsi otak yang tidak normal).

Sayangnya, hingga saat ini permainan papan masih menjadi suatu produk import yang relatif mahal dan belum bisa dinikmati oleh masyarakat banyak. Walaupun komunitas penggemar permainan ini di Indonesia telah semakin banyak (http://www.kummara.blogspot.com/, http://www.indoboardgames.com/ ) dan beberapa pihak telah mampu melihat prospek bisnis dari produk ini, hal tersebut belum mampu menjadi katalisator signifikan dalam pemanfaatan dan penyebarluasan produk ini. Hal ini tentu akan jauh berbeda jika kita mampu memproduksi dan menciptakan sendiri permainan-permainan papan bermutu seperti layaknya Eurogames.

Selain dari dua fungsi diatas, prospek bisnis dari produk ini juga sangat menjanjikan. Pada 2004 lalu tercatat ada 42 ribu jenis permainan papan di pasar internasional dengan nilai estimasi penjulan lebih dari 5 Milyar US Dollar. Beberapa distributor permainan papan mulai tumbuh dan berkembang di berbagai kota besar di Indonesia dan setiap tahun pengggemar permainan ini juga semakin meningkat. Seperti telah dibahas sebelumnya proses penciptaan permainan ini membutuhkan kreativitas dan pengetahuan mendalam, tetapi tetap bisa dilakukan oleh siapapun dengan sumber daya yang relatif lebih murah/sederhana jika dibanding penciptaan sebuah permainan elektronik, sehingga pengembangan produk ini sebenarnya adalah hal yang sangat memungkinkan untuk kita lakukan.

Mudah-mudahan suatu hari kita bisa bertemu gajah mada tidak hanya di buku, TV, atau layar komputer (http://netsains.net/2008/11/bertemu-gajah-mada-di-games-online/) , tapi juga ketika kita berkumpul dan bermain bersama di ruang keluarga.

Sumber Gambar:

http://images.boardgamegeek.com/images/pic325492_md.jpg

 

 Tentang Penulis:

Eko Nugroho Eko Nugroho terdaftar sebagai mahasiswa program doktor Universitas Bielefeld, Jerman. Fokus risetnya adalah aplikasi model matematik di bidang ekonomi, khususnya dalam hal asimetri informasi dan pasar modal. Eko juga terdaftar sebagai salah seorang staf pengajar jurusan Statistika Universitas Padjadjaran ... Selengkapnya »
 
  Beri komentar atau taut balik artikel ini.
  • http://bioarli.page.tl/ arli

    Ja Genau! Du bist richtig!

  • Ipin Suripin

    Keren banget ya,kalo boleh tahu siapa ya yang menciptakan permainan seperti ini dan kenapa juga bisa dibilang ini merupakan profesi menjanjikan………

  • Pingback: Board Game Bukan Sekedar Game! | Kummara