NetSains.com

Recent Comments


Powered by Disqus

25 Penulis Teraktif

  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • Foto anda tak tampak disini? Segera buat akun di Gravatar.com!
Netsains.Com on Facebook
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (Belum ada rating)
Loading ... Loading ...

Perhatian!
Artikel ini adalah artikel lama, diterbitkan lebih dari setahun yang lalu.
Mohon beritahu kami melalui komentar apabila artikel ini sudah tidak relevan lagi

Mitos Unik Seputar Piring Terbang

ufoPiring terbang lazimnya digambarkan sebagai pesawat terbang berbentuk simbal, cakram, atau dua piring yang saling menutup. Pesawat tersebut sering diidentikkan dengan misteri UFO (Unidentified Flying Object) atau benda terbang tak dikenal.

Kisah Dewa-dewa

Sejak dulu piring terbang dianggap sebagai mitos, salah satunya berasal dari cerita rakyat Cina. Dalam cerita Journey to the West terdapat suatu episode yang menceritakan kera sakti bertarung dengan siluman raja kera. Raja kera mencuri simbal raksasa milik Budha Matria. Dalam suatu pertarungan, siluman kera menantang si kera sakti untuk masuk ke simbal tersebut. Mereka membuat perjanjian, kalau kera sakti bisa keluar dari situ setelah memasukinya, maka si siluman kera akan mengaku kalah. Tapi kalau ia tidak bisa keluar, ia harus rela menyerahkan gurunya, Bhiksu Tong, untuk dijadikan santapan si siluman. Karena kera sakti menganggap remeh kekuatan simbal tersebut, ia pun serta-merta menerima tantangan itu. Tak disangka, setelah ia memasuki simbal, ia sangat kesulitan untuk keluar kembali. Dengan dibantu dua adik seperguruannya, berbagai cara pun ditempuh, namun tak juga berhasil. Kera sakti pun hampir putus asa, dan ingin meminta bantuan Budha Matria di kahyangan. Masalahnya, bagaimana cara membawa serta simbal raksasa tersebut terbang ke sana.

Manakala ia melihat keringatnya mulai menguap, kera sakti pun mendapat ide. Ia meminta adiknya memanggil Dewa Api. Lalu ia menyuruh Dewa Api untuk membakar simbal yang memenjarakannya, terus-menerus. Di dalam simbal tersebut, kera sakti merasa sangat kepanasan, dan bercucuranlah keringatnya. Keringat-keringat itu lalu menguap, dan terus menguap. Uap-uap itu kemudian dikumpulkan kera sakti, agar bisa membentuk awan. Setelah awan telah banyak terkumpul, kera sakti menggunakannya untuk terbang ke langit, bersama dengan simbal yang memenjarakannya. Kebetulan sekali, ia melewati awang-awang suatu pasar yang ramai. Orang-orang heran melihat sebuah simbal raksasa terbang dengan sangat cepat, sehingga dari situlah timbul mitos piring terbang.

Keajaiban

Paruh kedua abad 20, polemik tentang piring terbang mencuat. Fenomena tersebut terlihat sangat meyakinkan. Ratusan bahkan ribuan orang pernah menyaksikannya di berbagai tempat berbeda di belahan bumi ini, dengan atau tanpa kesadaran. Bahkan ada komunitas yang menganggap itu bukan sekadar mitos. Kelompok Islam konservatif sebagian menganggap bahwa piring terbang adalah kendaraan pasukan Dajjal yang akan menghancurkan sendi-sendi kehidupan manusia di zaman akhir. Dalam Dajjal dan Kemisteriusan Segitiga Bermuda, Muhammad Isa Daud menghubungkan fenomena piring terbang dengan kemisteriusan Segitiga Bermuda. Segitiga Bermuda dikatakan sebagai markas besar pasukan Dajjal, tempat mereka menambatkan piring terbang mereka. Setiap ada benda asing yang melewati kawasan tersebut, misalnya kapal, pesawat terbang, bahkan rudal, akan ditangkap tentara Dajjal dan hilang ditelan laut. Faktanya memang telah banyak kapal yang karam, pesawat yang jatuh, dan rudal hilang, ketika melewati kawasan Segitiga Bermuda. Dan hal itu diklaim sebagai bukti kebenaran pendapatnya.

Usulan yang sangat bertolak belakang diungkapkan kelompok rasional. Kelompok ini menganggap piring terbang itu tidak benar-benar ada. Fenomena itu hanyalah halusinasi, demikian kata mereka, yakni ilusi-ilusi bawah sadar para pengamat. Bisa jadi apa yang dilihat, dipotret, direkam, dan yang didokumentasikan dengan cara apapun, hanya objek-objek mirip piring terbang. Misalnya balon udara yang berisi satelit pengintai milik badan inteligen, partikel-partikel udara yang memusar, dan sebagainya. Mereka bersikukuh tak mau percaya begitu saja terhadap fenomena tersebut, sebelum mereka betul-betul bisa menjelaskannya. Jadi, tradisi mitos masih dipertahankan.

Salah satu pendapat yang paling populer bahwa piring terbang adalah kendaraan makhluk luar angkasa, yang disebut alien. Alien-alien berasal dari peradaban lain di luar bumi, yang diyakini memiliki penguasaan teknologi yang jauh melampaui penguasaan teknologi manusia. Dan salah satu teknologi yang membuat katrok manusia adalah piring terbang.

Sekarang coba bayangkan alam dengan segala keluasannya! Alam adalah objek sains yang sangat kompleks. Struktur dan keluasannya yang sungguh luar biasa membuat manusia yang bertempat di sebuah planet kecil di pedalaman semesta beranggapan bahwa alam ini hanyalah sebatas yang kita tempati dan yang kita lihat di langit. Kalaupun ada benda-benda lain di luar angkasa, mereka semua berpusat pada bumi kita. Anggapan ini lahir pada saat-saat awal bangkitnya peradaban ilmiah. Oleh Aristoteles, hipotesis tersebut dianggap fakta sebelum mereka benar-benar membuktikannya. Pandangan yang menganggap bumi sebagai pusat semesta selanjutnya disebut Geosentrisme. Dengan pengukuhan institusi gereja, teori ini dapat bertahan hingga ribuan tahun selanjutnya.

Sains Modern

Pada abad modern, manusia baru menyadari kalau alam ini tak sesederhana dugaan mereka. Bumi adalah salah satu dari sembilan planet (atau lebih) yang mengorbit matahari. Matahari adalah salah satu dari tak kurang 100 miliar bintang yang melingkupi galaksi Bimasakti. Dan Bimasakti adalah salah satu dari sekian ribu galaksi yang meliputi suatu gugus atau cluster galaksi. Dan bahkan gugus tersebut pun merupakan salah satu dari sekian juta kelompok benda langit yang sama dalam suatu tatanan yang lebih besar lagi, dan begitu seterusnya. Melihat fakta ini, apakah kita akan memungkiri kebesaran dan keluasan alam semesta ciptaan Tuhan? Apakah masuk akal kalau alam raya yang demikian dahsyat ini hanya terdapat “manusia” saja sebagai pengelolanya?

Sekarang bayangkan apabila dalam setiap galaksi yang ada di jagat raya ini terdapat satu saja planet yang mirip dengan bumi. Apabila jagat raya memiliki galaksi sampai dengan miliaran jumlahnya, maka seharusnya terdapat miliaran pula jenis makhluk yang mirip dengan manusia. Itulah alien. Itu pun kalau kehidupan digeneralisasikan bahwa kehidupan di luar bumi seperti kehidupan di bumi.

Alquran menyatakankan bahwa manusia hanyalah pengelola bumi: “Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para Malaikat: “Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi.” Mereka berkata: “Mengapa Engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan mensucikan Engkau?” Tuhan berfirman: “Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui” (QS. 2:30)”.

Oleh karena itu, alien seharusnya ada. Peradaban mereka diyakini telah jauh melampaui peradaban manusia. Salah satu indikasinya, mereka telah mampu membuat kendaraan lintas bintang dan galaksi, yang disebut piring terbang, sesuatu yang sama sekali belum bisa dikerjakan manusia.

Mengapa para alien itu tidak menyerang manusia dan memusnahkannya? Beberapa orang sepakat bahwa semakin tinggi pencapaian suatu peradaban, maka akan semakin tinggi pula kesadaran komunitasnya untuk menghindari permusuhan, peperangan, penghancuran, dan pengrusakan. Di negara-negara yang belum begitu maju, sering ditemukan tindakan-tindakan pengrusakan ekosistem, penebangan hutan, perburuan liar, membuang sampah dan limbah sembarangan, dan sebagainya. Orang yang lebih beradab akan lebih mengetahui apa akibatnya apabila melakukan tindakan-tindakan seperti itu.

Dalam perikehidupan alien, naluri untuk menguasai dengan cara menghancurkan telah dianggap sangat buruk. Oleh karena itu, sebisa mungkin mereka menjaga dan melestarikan setiap kehidupan yang ditemui dalam setiap penjelajahan mereka, termasuk kehidupan manusia di planet bumi ini. Sepertinya mereka hanya menganggap manusia sebagai makhluk tak berdaya yang patut dilindungi, sama seperti ketika kita memandang binatang-binatang langka, monyet misalnya. Ironi, jika manusia menganggap diri sebagai makhluk paling cerdas dan termulia di seantero semesta ini. Pernyataan berbagai kitab suci: Alquran, Injil, Mazmur, dan Taurat, telah melegalisasi anggapan itu. Sesungguhnya Tuhan telah menciptakan kita dalam kesempurnaan, namun kesempurnaan itu tak akan benar-benar sempurna tanpa upaya untuk memperbaiki diri dalam mencapai kebudayaan dan peradaban tertinggi.

foto:gielardino.files.wordpress.com

 

 Tentang Penulis:

Jaki Umam Tahun 2009 mengikuti program diploma di Bina Sarana Informatika, Depok. Tahun 2013 berhasil memasuki prodi Fisika di Universitas Ahmad Dahlan, Jogjakarta. Tentu, menulis dan sains tetap menjadi cara asyik untuk hidup. Semangat yang selalu dipegang, “Jangan pernah mati, ... Selengkapnya »
 
  Beri komentar atau taut balik artikel ini.
  • http://firewalker.kamusilmiah.com Didik Wicaksono

    Saya juga salah satu pembaca buku Dajjal dan Segitiga Bermuda itu sewaktu masih SMA. Memang sewaktu jaman SMA piring terbang sangat fenomenal, bahkan lomba karya tulis pun membahas masalah piring terbang diambil dari berbagai literatur. Tapi sepertinya di tahun 2009 ini hampir tak terdengar dengungnya. Tahun 2008 kemarin kita sempat pula dihebohkan sebuah cuplikan video piring terbang di youtube yang kualitasnya diatas tayangan-tayangan sebelumnya. Yang sayangnya hanyalah rekayasa komputer :D . Entah benda macam apa yang akan dimunculkan tahun ini :P

    Ngomong-ngomong soal mitos, ada sebuah cerita yang saya ambil dari sebuah komik. Sangat imajinatif, dan menurut saya paling mungkin terjadi, apabila Alien benar-benar ada. Disitu dikisahkan seorang Alien menyamar menjadi manusia, mengamati gerak-gerik manusia. Dia memperkenalkan dirinya sebagai “Alien”. Tentu saja orang-orang tidak percaya. Dan yang paling menarik, salah seorang manusia bertanya padanya, “Apa yang kau lakukan di bumi”. Jawab si alien, “Mengamati apakah manusia sudah layak untuk diterima oleh komunitas interstellar kami”. Memang sepertinya opini bahwa peradaban yang lebih tinggi itu cinta damai lagi nge-trend. :D

  • http://bioarli.page.tl/ arli

    Saya masih ingat, ada sebuah sekte yang bernama Raelian. Mereka mengklaim, kalau sudah berhasil mengkloning manusia. Juru bicara mereka waktu itu adalah seorang ahli kimia. Alhasil, setelah diklarifikasi para ilmuwan, klaim itu omong kosong belaka. Raelian adalah suatu sekte yang berpendapat, bahwa kehidupan di bumi diciptakan oleh suatu kehidupan yang lebih cerdas daripada manusia (alien?).
    Lalu satu lagi…pernah ada sebuah sekte UFO di Amerika serikat, yang memerintahkan anggota sektenya untuk bunuh diri, supaya bisa bergabung dengan pemimpin UFO di angkasa. Sewaktu FBI menggrebek markas sekte, mereka menemukan anggota sekte tersebut sudah meninggal sambil tertidur. Ternyata mereka minum obat tidur dalam dosis mematikan.
    Cerita diatas menunjukkan, kelihatannya afiliasi antara UFO dengan sekte atau kultus tertentu sangat kuat. Entah apa yang bisa disimpulkan, namun mereka bisa cenderung destruktif, baik bagi anggotanya atau bagi publik.
    Namun, saya kadang-kadang berpikir, jika kehidupan di luar bumi ada, sangat mungkin secara biokimia akan sangat berbeda. Ini hanya sekedar spekulasi. Namun, kehidupan di bumi ini diatur oleh dogma sentral, alias ekspresi genetik. Alurnya adalah DNA ditranskripsi menjadi RNA, dan RNA ditranslasi menjadi protein. Jika…hanya jika, di luar planet bumi ada kehidupan, bisa jadi dogma sentralnya berbeda. Malah mungkin bukan dogma sentral. Bisa jadi materi genetiknya bukan DNA atau RNA, namun senyawa biokimia lain. Contoh, planet di luar tata surya atau di galaksi lain kemungkinan memiliki iklim yang jauh lebih ekstrim daripada di bumi. Bisa sangat dingin atau sangat panas. Oleh karena itu, materi genetiknya harus bisa tahan suhu yang sangat ekstrim, entah sangat dingin atau sangat panas, atau justru tahan terhadap suhu yang berfluktuasi secara ekstrim. Ini akan sangat menarik untuk diselidiki secara scientifik. Namun sayang, sampai detik ini belum ditemukan adanya kehidupan di luar bumi. Atau sudah ada..namun NASA dkk menyembunyikannya? entahlah…The truth is out there….X-files! :D
    Mengenai Dajjal…rasanya itu tidak harus diintrepretasikan secara mistis atau mitos. Ada beberapa penafsiran yang menyatakan, bahwa Dajjal itu sebenarnya bukan makhluk, namun suatu sistim politik. Suatu kekuasaan politik maha raksasa yang membentang dari timur sampai barat, dan menguasai dunia. Dan kekuasaan ini mencengkram perekonomian, budaya, sains-tek, politik, dll dari setiap warga dunia. Apakah kekuasaan seperti ini sudah ada di dunia? Wallahualam….

    • Dono

      salam mas arli,

      membaca paragraph terakhir dari tulisan mas arli, saya jadi tertarik untuk ikut komentar.

      belakangan ini saya sedang interest sekali mengenai penafsiran, bahawa dajjal adalah sebuah mahluk yang mengambil bentuk sebuah “system”. dari situ juga terdapat hubungannya dengan existensi UFO. bukti-bukti banyak telah terkumpul. tidak sedikit pula orang-orang yang me-research hal ini.

      menurut beberapa buku, dokumentary, journal, opini, dan literatur yang saya telah telaah. sampailah kepada kesimpulan yang ialah:

      1. beberapa projekt UFO adalah hasil kerja pemerintah (NASA, misalnya), mereka memang memliki teknologi yang advance yang tidak (ingin) di ketehui masyarakat banyak.

      2. sehubunggan dengan dajjal, ialah existensi UFO terkait dengan mahkluk non materi. Djinn misalnya. kita dapat katakan sesuatu adalah ghaib (tak terlihat) salah satunya adalah karena keterbatasan indera manusia dalam menginterpretasi dunia luar. contohnya spektrum mata manusia hanya dapat melihat dari jangkauan panjang gelombang 380nm-780nm. telinga manusia hanya dapat menjangkau frequensi 20Hz-20Khz. bagaimana jika makhluk tersebut hidup diluar jangkauan tersebut? merekapun makhluk yang mempunyai peradaban (setidaknya menurut al-qur’an), besar kemnungkinan merekapun mengembangkan sebuah kendaraan seperti kita layaknya manusia.

      thema-thema seperti ini memang terdengar sangat bias, konspirativ dan spekulativ. tetapi dengan berkembangannya peradaban manusia dan hadirnya era internet, banyak sekarang hasil-hasil research yang hadir dan saling bertukar info. sehingga menguatkan fakta-fakta dalam pencarian jawaban.

      well, memang banyak hal-hal yang kita tidak (belum) ketahui. mudah-mudahan semua ketidaktahuan ini ada jawabannya. tentunya jika tuhan menciptakan pertanyaan pastilah pula ia menciptakan jawabannya.(duality).

      sekian dulu, lainkali kita sambung lagi.
      salam
      dono

  • http://belajarbahasainggrismandiri.blogspot.com wen

    Benar, kita sudah terlalu lama terjebak dalam pengembangan teknologi untuk kenyamanan hidup, tetapi melupakan tugas untuk terus berkembang secara kemanusiaan menuju peradaban yang lebih tinggi.

  • indung

    secara logika alam semesta ini luasnya ngak terhitung jadi sangat mubajir banget kalo kehidupan cuma ada di bumi, pasti ada kehidupan entah di galaksi lain atau di alam lain. cuma tahnologi manusia aja yag belum nyampe

    • Aku

      Apa ???Mubazir??? jadi menurut anda kemubaziran alam diukur oleh banyak tidaknya makhluk hidup ?? kalo begitu supaya tidak mubazir cukup sajalah Allah menciptakan Matahari 1 bumi 1 dan bulan 1. buat apa ada planet mars dll segala macam, apalagi buat apa ada milyaran galaksi ???!!!

  • zukhairi

    From Malaysian Researcher..

    Saya antara orang yang selalu mengikuti perkembangan UFO sejak dahulu. NASA pernah menghantar satu prop ke angkasa lepas untuk melihat secara dekat UFO yang berterbangan di atas atmosfera bumi. Apa yang dapat dilihat ialah beratus juta UFO pelbagai saiz berterbangan secara rawak di atas awan. Dan ianya tidak dapat dilihat dengan mata kasar melainkan melalui Pemancar yang dihantar memalui projek STS.

    UFO ini mampu bergerak menembusi objek padu tanpa berlanggar dengan objek itu. Apa yang boleh disimpulkan ialah kita melihat UFO itu berada di sebelah alam yang lain dan kita berada di alam yang sebelah sini pula. Dua alamn berbeza di tempat yang sama.

    Pernah tak dengar jika suatu jin menjelma di hadapan kita, maka kita boleh menyentuhnya. Tetapi jika ia ghaib, maka kita tidak boleh menyentuhnya. Sama juga dengan fenomena UFO. Ia juga sama seperti gambar video yang diambil di Malaysia pada tahun lepas dimana pada UFO terdapat 8 sudut pancaran cahaya pada sisinya. Pancaran itu berlaku sedetik dan kemudian UFO itu lenyap. Jika kita mengambil kita jutaan makhluk asing datang ke bumi untuk menziarah, itu tidak boleh diterima akal. Kerana mereka memerlukan sumber yang besar untuk hidup dan makan. Anda boleh lihat dalam You Tube.

    Seperti makhluk hidup yang lain. Apa yang boleh difikirkan ialah mereka memang telah menghini dunia ini sama seperti kita. Malah kewujudan mereka jauh lebih lama dari masa kemunculan kita di muka bumi. Di dalam al-Quran ada diceritakan mengenai makhluk jin, alam yang ghaib dan penciptaan mereka. Anda boleh baca dan kaji lebih lanjut.

    Makhluk ini, makhluk yang bijak. malah umur mereka lebih panjang. Adakah mustahil makhluk yang bijak tidak dapat mencipta sebuah piring terbang. Seperti yang anda ketahui, Jin diciptakan Allah ada yang hidup di atas bumi, dalam laut dan ada yang hidup di udara, lalu bagaimanakah ia boleh hidup di udara. Jawapannya teknologi UFO.

    sekian dulu dari saya..

    Assalamualaikum…

  • http://jakiumam.blogspot.com Jaki Umam

    Benar, saya juga termasuk orang yang setuju kalau UFO dan alien itu ada. Mengenai faktanya memang butuh riset lebih lanjut. Pendapat saya, jin dan alien itu berbeda. Kalau jin adalah makhluk yang hidup di alam gaib (saya sudah menulis tentang subjek ini dalam essai yang berjudul “Keberpasangan dalam Fisika”, tapi belum diterbitkan). Mereka hidup dalam dimensi yang berbeda dengan kehidupan manusia, manusia hidup di garis dunia v=0 sampai v=c sedangkan jin (dan malaikat) hidup di garis dunia v=c sampai v=~. Makanya mereka bisa berkumpul dalam satu titik, tapi tidak bersenyawa atau sekedar bertubrukan. Alien adalah makhluk ekstraterestrial seperti manusia yang hidup di alam nyata, yang mekanisme kehidupannya belum diketahui. Pengetahuan mereka sudah dalam tahap yang jauh melampaui pengetahuan manusia, misalnya mekanika yang sudah bisa menjelaskan alam gaib, matematikanya sudah tidak dipenggal lagi oleh bilangan ketakberhinggaan, dan sebagainya. Teknologi mereka, sebagai aplikasi langsung dari ilmu pengetahuan, juga telah jauh melampaui teknik-teknik kita, misalnya ya piring terbang yang dimaksud dalam tulisan saya.
    Akhir-akhir ini saya baru menyadari bahwa judul “Mitos Unik Seputar Piring Terbang” yang diberikan Mbak Merry kurang cocok dengan pesan yang ingin saya sampaikan dalam tulisan itu. Karena faktanya, saya sama sekali tidak menganggap piring terbang sebagai mitos, tapi kenyataan. Dan teknologi seperti itu suatu saat pasti bisa dicapai manusia atau alien yang hidup di planet bumi ini.

    • Aku

      kalaupun ada menurut saya kalau tidak manusia pasti jin yang mengkadali jadi2an seperti alien. demi Allah ga ada makhluk yg lebih cerdas daripada manusia, dibawahnya jin. alien dan semacamnya itu mah ilusi dan fiksi

  • http://budiman-tasik.blogspot.com/ dadi

    wah hebat cita cita anda ,teruskan !!!semoga Alloh menyertaimu

  • http://weirdfield.wapsite.me Satriya Paningit

    Mesin UFO terdiri 10type yaitu 1.Implosion system 2.Electrostatic static thruster 3.GMD 4.Plasma MHD 5.Microwave.UFO pertama di ciptakan oleh CAA Dellschau sekitar abad ke 18 dengan campuran Noble gas menggunakan implosion system dikurung di balon logam

  • http://mesinwaktu.mywapblog.com Satriya Paningit1

    Bangsa kita sangat jauh tertinggal propulsion system.Lihat cina,japan,korsel.Merakit UFO itu lebih mudah dari pada termodynamic system.Bangsa kita sebenarnya bisa

  • http://jakiumam.blogspot.com Jaki Umam

    Mohon jelaskan 10 tipe mesin UFO yang Anda maksud…
    Bahkan menurut saya, mesin UFO itu bukan menggunakan teknik momentum atau jet leg, mesin itu menggunakan teknik manipulasi gravitasi, di mana nukleoaktivitas adalah sumber energinya. Prinsip kerjanya sama seperti bumi yang mengelilingi matahari atau meteor yang jatuh dari langit, yang mana gerakan-gerakan seperti itu dikontrol dalam suatu paket teknologi bernama piring terbang. Dalam waktu dekat, tulisannya akan saya posting…

  • Dono

    saudara umam,

    saya tunggu pemikiran-pemikiran selanjutnya. dalam beberapa video dokumentary saya mensaksikan, bahwasanya dalam perang dunia ke II NAZI Germany telah mengembangkan proyek Haunebu. Haunebu adalah benda terbang taktis (tactical flying vehicle) yang bentuknya sekilas mirip sekali dengan sebuah simbal atau piring. projek ini kemudian tidak terdengar lagi pasca PD-II. kabarnya projek ini dan cetak birunya jatuh ke tangan US-Amerika.

    beberapa arah pemikiran berpendapat, bahawa boleh jadi salah satu fenomena UFO ini adalah projek haunebu tersebut. saya berspekulasi, mungkin saat ini projek ini secara rahasia telah meningkat dengan pesat. tinggal menunggu waktu untuk di buka tabir nya.

    • http://jakiumam.blogspot.com Jaki Umam

      Banyak sekali teori berkenaan dengan UFO, dan hampir semuanya belum bisa dikonfirmasi dg sangat meyakinkan. Mohon doanya agar saya konsisten mengungkap masalah ini…

      • Dono

        betul saudara umam, wacana ini memang sangat sensitif. sifat nya yang spekulatif dan konspiratif membuatnya sulit untuk dibuktikan lebih lanjut.

        tetapi dengan niat yang ikhlas, saya doakan untuk maju terus.

  • http://weirdfield.wapsite.me Satriya Paningit

    UFO German terbang perdana dimusim panas tahun 1922 di prakarsai oleh Prof.Dr.mg.WO.Schuman universitas teknik munich.Cara kerja Mesinnya berdasarkan IMPLOSION SYSTEM yaitu memampatkan ruang waktu dengan putaran medan magnet sangat kuat sehingga menetralkan gaya gravitasi dan memproduksi ionisasi yang ektrem lalu berpendar berwarna warni.UFO German 3 pengembengan.1.oleh Prof.Schuman bermesin VRILDRNE(Schuman SM Levitator or anti gravitasi eqpm) dengan 17 desin.2.prakarsai SSW Group dengan 3 desain Hanebu

    • http://firewalker.kamusilmiah.com Didik Wicaksono

      Ga pernah dengar. Ada sumber-sumber yang bisa dibaca ga?

    • Dono

      betul saudara Paningit, saya juga sempat membaca mengenai mesin haunebu yaitu VRIL. yang aplikasinya menggunakan kebalikan dari explision yaitu implosion. sekedar itu saja yang saya ketahui.

      benar, jika ada sumber tertulis mungkin bisa di bagi disini.

  • http://mesinwaktu.mywapblog.com Satriya Paningit

    Pengembangan ke3.ANDROMEDA tapi hanya desain saja.Pada pengembangan1.VRIL-1-Jager(figters),mesin:Schuman levitator(anti gravitasi eqpm),sterring:mag-feld-impulser,speed:2900-12000km/jam,awak:8orang,kapasitas:5,5hari diudara,VRIL7 meledak diudara di Aldebar

  • http://weirdfield.wapsite.me Satriya Paningit

    Insya ALLAH saya masih mencari beberapa ilmuwan terkait disitu.Menurut percobaan Galelio 2 bola jatuh bebas salah satunya berputar maka bola yang berputar jatuh lebih lambat dari pada yanglain.Ini adalah fenomena alam mendasari untuk memanipulasi gravitasi

  • http://jakiumam.blogspot.com Jaki Umam

    Manipulasi gravitasi ala Galileo itu telah dijajal Hawking pada 2007 kemarin…
    Nah, manipulasi gravitasi yang saya maksud berhubungan dengan Nukleoaktivitas…(http://netsains.com/2009/01/nukleoaktivitas-dan-percobaan-terbesar-di-bumi/ dan http://netsains.com/2009/02/gravitasi-dan-mekanisme-alam/).

  • Tina

    Menurut saya UFO itu ada dan nyata, mungkin ada pihak atau badan rahasia yg memang khusus merancang UFO, dan kita tdk tahu apa tjuannya, tp coba kita berfikir positif, dngan kecanggihan teknologi d jaman sekarang ini apa msh ada yg percya dngan kekuatan gaib? Siapa tau memang UFO itu di rancang untk menjaga keamanan di BUMI kita tercinta ini.

  • liga

    Apa mungkin daya antigravitasi UFO dihasilkan oleh gelombang suara frekuensi tinggi (RF)-yang alatnya dibuat oleh magnet 2x dengan kekuatan yg tinggi juga (seperti efek hutchison )

  • http://kotakpeluang.blogspot.com Daniel

    kagak nyangka ternyata memang menabjubkan :)

  • rizky

    gila benner ufo memang ada
    kalau ituh nanti di bawa

  • Aku

    dajal itu bukan wujud tapi sifat, sama dg syetan. Syetan bukan wujud tapi sifat yang melekat kpd Jin atau manusia yg ingkar kpd Tuhan. So, Dajjal atau Syetan itu wujudnya bisa bangsa Israel, Amerika Serikat atau mungkin bangsa Indonesia gitu lho. Melihat UFO sama dg melihat “hantu”, hantu hanya bisa dilihat oleh orang yg pikiran dan matanya lamur. Bukan Objek sebenarnya tetapi subjek. Jika ada 5 org di tempat tertentu yg konon angker misalnya, mustahil 5 org itu secara ber-sama2 melihat hantu, yg mlhat hanya org yg fikiranya sdng kacau krn hantu bkan ada didepan irinya (bukan objek) tetapi ada dlm fikirannya. Begitu juga UFO spt itu, org yg mlhat UFO adlah org yg mata atau pikiranya sedang lamur. Itu mah pendapat aq….

  • Yazagokil

    saya yaza, dr lahat apakah bener adanya uvo/piring terbang itu atau cuma isu saja.