NetSains.com

Recent Comments


Powered by Disqus

25 Penulis Teraktif

  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • Foto anda tak tampak disini? Segera buat akun di Gravatar.com!
Netsains.Com on Facebook
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (Belum ada rating)
Loading ... Loading ...

Perhatian!
Artikel ini adalah artikel lama, diterbitkan lebih dari setahun yang lalu.
Mohon beritahu kami melalui komentar apabila artikel ini sudah tidak relevan lagi

Uang sebagai Obat Antirokok?

National Health Service (NHS) Tayside baru-baru ini memberikan gebrakan tersendiri dalam menangani perokok bandel di wilayah Dundee, Scotland. Sebuah project inisiatif dari NHS bertajuk Quit4U menawarkan uang sebesar £150 atau berkisar 2.5 juta rupiah yang dapat dibelanjakan kebutuhan pokok sehari-hari bila seorang perokok mau berhenti merokok selama 12 minggu (£12.50/minggu). Quit4U berharap 1800 perokok dari 36000 perokok di Dundee mau berpartisipasi dalam tahap pertama yang lebih diarahkan ke daerah termiskin di Dundee. Syaratnya cuman satu, test karbondioksida setiap minggunya sebelum menagih uang yang dijanjikan.

Salah seorang partisipan yang bernama Suzanne Cuthbertson mengatakan bahwa ia tidak banyak berharap dari nominal uangnya tapi justru dengan dorongan untuk mengubah gaya hidup yang dirasakannya dalam project ini. Suzanee dapat membeli lebih banyak buah dan sayuran yang sudah pasti menjadi nilai tambah tidak hanya untuk dirinya tapi juga setiap orang.

MenKes Shona Robison dari Scottish Parliament menambahkan bahwa project ini pula dapat menghemat anggaran sebesar £200 juta per tahun yang terus membebani pemerintah akibat penyakit-penyakit yang berhubungan dengan rokok. Ini merupakan investasi jangka panjang yang pastinya lebih dapat dirasakan masyarakat.

Menarik bukan? APBD ditekan, masyarakatpun lebih senang. Cara yang nyeleneh namun tetap bisa diterima masyarakat.

Sumber utama:

http://news.bbc.co.uk/1/hi/scotland/tayside_and_central/7959791.stm

 

 Tentang Penulis:

Hosea Handoyo I was born in Bandung where I graduated from SMA Taruna Bakti. I headed toAfter obtaining my Bachelor of Life Sciences (Ba./ing.) with cum laude from HAN University of Applied Sciences, Nijmegen, The Netherlands in 2008, I received the prestigious Boehringer-Ingelheim Fonds research fellowship which allowed me to get hold of intense scientific experience and research commercialization. Besides my research, I am active in many organisations related to science and social policies ... Selengkapnya »
 
  Beri komentar atau taut balik artikel ini.
  • http://firewalker.kamusilmiah.com Didik Wicaksono

    Wah, kalau metode ini diterapkan di Indo bisa efektif ga yah? Ga usah di satu desa dulu deh. Satu RT aja kayaknya udah hebat banget :)

  • Robbi Chandra

    perlu banget dilakuin di indonesia

  • http://hshandoyo.net Hosea Handoyo

    Well, bukan tidak mungkin diadopsi di Indonesia :)

  • edi suranta

    Sangat memungkinkan dan sudah dilakukan di indonesia secara tidak sadar, yaitu adanya pembagian dana BLT. hanya saja tidak dihubunhkan denan berhenti merokok. sayang sekali…ya

    masukan buat pemerintah untuk mensejahterakan dan menyehatkan masyarakat.

  • http://www.facebook.com/esty.daisuke Esty Daisuke

    “Syaratnya cuman satu, test karbondioksida setiap minggunya sebelum menagih uang yang dijanjikan.”
    bentuk testnya itu seperti apa ya?