NetSains.com

Recent Comments


Powered by Disqus

25 Penulis Teraktif

  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • Foto anda tak tampak disini? Segera buat akun di Gravatar.com!
Netsains.Com on Facebook
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (1 suara, nilai: 5.00 ⁄ 5)
Loading ... Loading ...

Perhatian!
Artikel ini adalah artikel lama, diterbitkan lebih dari setahun yang lalu.
Mohon beritahu kami melalui komentar apabila artikel ini sudah tidak relevan lagi

Kisah-kisah Ajaib Seputar Matematika

gauss1Cerita-cerita ajaib dan membuat kita heran dapat ditemukan juga dari dunia matematika. Berikut ini merupakan kisah-kisah nyata yang diambil dari beberapa sumber.

Carl Friedrich Gauss

Carl Friedrich Gauss merupakan salah satu ilmuwan hebat dunia, ia juga diakui sebagai ahli matematika terbesar sepanjang masa. Hal ini cukup beralasan, sebab ia memang jenius sejak kecil. Pada saat Gauss berusia tiga tahun, ia berhasil menemukan kesalahan yang dilakukan ayahnya waktu sang ayah melakukan kalkulasi di bidang keuangan.

Gauss melakukan hal yang menakjubkan lagi saat ia berada di sekolah dasar. Pada waktu itu guru matematikanya meminta murid-murid menjumlahkan bilangan-bilangan dari 1 hingga 100. Ia melakukannya dengan harapan ia bisa beristirahat cukup lama sebelum melanjutkan pelajaran, namun ternyata Gauss berhasil menyelesaikan soal tersebut beberapa detik setelahnya. Gauss menyelesaikannya dengan cara yang unik: ia mengelompokkan bilangan dari 1 hingga 100 menjadi 1 dan 100, 2 dan 99, 3 dan 98, dan seterusnya hingga 50 dan 51. Jumlah setiap pasang bilangan adalah 101 dan ada 50 pasang bilangan, sehingga jumlah total bilangan adalah 50 x 101= 5050. Mantap.

Paul Wolfskehl

Ia bukan orang yang ahli matematika, melainkan orang industri dari Jerman. Lalu apa hubungannya dengan matematika?

Cerita Paul Wolfskehl ini lebih mengherankan lagi: hidupnya diselamatkan oleh matematika. Entah karena masalah percintaan atau karena penyakit yang dideritanya, suatu hari ia berniat mengakhiri hidupnya. Paul bahkan sudah merencakan tanggal dan pukul berapa ia akan bunuh diri dan menyiapkan pistol untuk kemudian diarahkan ke kepalanya. Beberapa jam sebelum ingin menembak dirinya, ia mengunjungi perpustakaan pribadinya dan menemukan sebuah makalah tentang teorema yang sangat terkenal: Fermat’s Last Theorem.

Ia mulai membaca, dan tidak membutuhkan waktu lama untuk ia tenggelam dalam kesibukannya. Bukannya memikirkan mengenai bunuh diri, ia sibuk berpikir bagaimana cara memecahkan persoalan yang ada pada makalah tersebut. Perjuangannya memecahkan soal memang akhirnya gagal, namun tepat setelah itu dia sadar bahwa waktu yang ia tentukan untuk menembak dirinya sudah lewat. Ia pun terkagum dengan keindahan yang dia alami dalam memecahkan persoalan dan membatalkan niatnya untuk bunuh diri. Sebagai “balas jasa”, ia menyelenggarakan hadiah 100.000 Marks bagi siapa yang dapat memecahkan permasalahan Fermat’s Last Theorem. Hadiah ini kemudian dikenal dengan nama hadiah Wolfskehl.

George Dantzig

Jika dua kisah pertama belum membuat anda heran, bisa dipastikan anda akan takjub dengan cerita mengenai seorang ahli statistika dan riset operasional ini. Waktu menempuh studi Doktoral, George Dantzig terlambat menghadiri suatu kuliah. Dua soal sudah dituliskan di papan tulis sewaktu ia memasuki ruangan. Ia pun menyalinnya dan mengerjakannya sebagai tugas kuliah. Beberapa saat kemudian ia sadar bahwa soal tersebut bukanlah soal yang mudah…namun karena merasa bahwa itu adalah tugas ia tetap mengerjakannya. Dua soal itupun akhirnya selesai, lalu George mengumpulkannya ke dosen pengampu dan meminta maaf atas lamanya waktu yang dia butuhkan untuk menyelesaikannya dengan beralasan bahwa soal tersebut “sedikit lebih sulit daripada biasanya”.

Kira-kira enam minggu sesudahnya, sang dosen datang ke rumah George sambil tergopoh-gopoh membawa tugas yang ia kumpulkan. Si empunya rumah sempat merasa tidak enak dan berpikir bahwa ia sudah melakukan kesalahan, namun ternyata…? Sang dosen memberitahunya bahwa apa yang ia pecahkan adalah dua soal statistika terkenal tinggi yang belum terpecahkan oleh siapapun. George menjadi orang pertama yang berhasil memecahkannya dan pekerjaannya dirangkum menjadi sebuah makalah untuk kemudian dipublikasikan oleh sang dosen. Tidak berhenti sampai di situ, tahun berikutnya saat George bingung menentukan topic disertasi, sang dosen berkata bahwa penyelesaian dua soal tersebut akan diterimanya sebagai disertasi…

Kisah mengenai George Dantzig ini bahkan dipakai oleh seorang pendeta di masa itu sebagai bahan khotbah tentang kekuatan dari berpikir positif. Lebih lanjut lagi, sebuah film populer berjudul Good Will Hunting dibuat pada 1997 berdasarkan kisah George Dantzig.

Mencengangkan? Itulah serangkaian contoh bahwa dunia matematika pun bisa membuat kita terheran-heran…

Diambil dari beberapa sumber.

foto:www.wfu.edu

 

 Tentang Penulis:

Ferry Kristanto Ferry Kristanto lahir di Surakarta pada tahun 1985. Menggemari matematika sejak usia muda, Problem Solving dan rekreasi matematika adalah dua hal yang diminatinya di dunia matematika. Ia menyelesaikan studi sarjananya di bidang Matematika Universitas Kristen Satya Wacana pada tahun 2008, dan saat ini menjadi dosen tetap Matematika di Universitas Ma Chung Malang. Hal yang disukainya antara lain melahap buku dan internet ... Selengkapnya »
 
  Beri komentar atau taut balik artikel ini.
  • http://angkada Nurdin Sarim

    kerjaannya Carl Friedrich Gauss bisa disimpelin lagi kok
    dengan rumus 1/2n(2a+(n-1)b) dengan n=100 a=1 b=1
    jadi 1/2.100 (2.1+ (100-1).1)
    50.(2+(99))= 50 x 2 = 100 dan 50 x 99 = 4950
    jadi 100 + 4950 = 5050

    heee kayaknya lebih ribet ne yaa…..

    • http://www.pajak.go.id/ YaniChan

      ini lebih simple gak ya :
      1 s.d. 100
      kalau di atas itu kan jumlah 101
      klo dibikin bukan 101 tapi 100 kayaknya lebih simple
      1 s.d. 49 berpasangan dengan 51 s.d. 99
      sisa angka 50 dan 100
      jadi 49*100=4900 + sisa angka (150)
      dapet deh 5050

    • alamatika

      Susah amat sih, inikan bisa gunakn rumus umumx
      (1/2)N(N+1)=(1/2)100(100+1)=50*101=5050. Simpel khan? Bls di alamatika@yahoo.com for share about math.

      • Heru Tn

        Maap mas. Rumus umum itu berasal dari mana? Bagaimana cara mendapatkan rumus umum untuk 1*2*3*4*…… *1000?

  • Happy Pakpahan

    sip…. artikelnya mantap. memotivasi utk bercermin bahwa hal luar biasa bisa terjadi berawal dari aktifitas ‘biasa’.

  • http://tidakada Nurdin Sarim

    1+100=101 11+90=101 21+80=101
    2+99=101 12+89=101 22+79=101
    3+98=101 13+88=101 23+78=101
    4+97=101 14+87=101 24+77=101
    5+96=101 15+86=101 25+76=101
    6+95=101 16+85=101 26+75=101
    7+94=101 17+84=101 27+74=101
    8+93=101 18+83=101 28+73=101
    9+92=101 19+82=101 29+72=101
    10+91=101 20+81=101 30+71=101

    31+70=101 41+60=101
    32+69=101 42+59=101
    33+68=101 43+58=101
    34+67=101 44+57=101
    35+66=101 45+56=101
    36+65=101 46+55=101
    37+64=101 47+54=101
    38+63=101 48+53=101
    39+62=101 49+52=101
    40+61=101 50+51=101

    keterangan:
    jumlah semua bilngan adalah = 50 buah
    jumlah pertambahan setiap bilangan adala =101
    maka hasil keseluruhan adalah = 50 X 101 = 5050

    cepet…tapi agak lama…
    beda sama yang atas.

  • Yoyo

    Kalau soal george dantzig itu mah ada sangkut pautnya sama pikiran, coba kalau dia tau soal itu adalah soal yang belum bisa diselesaikan pasti pikiran dia akan memikirkan kalau soal tersebut adalah soal yang sangat sulit, dan dia pasti tidak bisa menyelesaikan nya, tapi kalau kejadian diatas mah wajar-wajar aja kalau dia bisa menyelesaikan, kalau saya diposisi dia mah, pasti saya bisa menyelesaikannya juga, he.. he.. he..2x

    • ferry

      Iya benar mas…ceritanya george dantzig itu juga bisa dijadiin bahan motivasi buat kita hehehe…

  • http://matematikaomson.blogspot.com om son

    wah cerita-ceritanya menggugah inspirasi

    matematikaomson.blogspot.com

  • keyhan

    ada tips nih dari sd gw udah gunainnya. mungkin ga secanggih sempoa

    setiap bilangan yang dikali lima, ga usah kali lima tapi bagi dua lalu kali sepuluh: misal 44×5=220 yaitu 44:2=22 lalu kaliin 10

    setiap bilangan dikali 25 bagi aja 4 lalu kali 100
    52×25=1300 yaitu 52:4=13 kali aja 100, pengalaman dulu manjur buat itung-itungan sekolah dasar, bahakan masih gw gunain sampe kuliah. lalu bisa dikembangkan misal
    36×26=936 yaitu 36:4=9 kali 100 lalu ditambahin 36. lalu kembangin dengan ide lain lah. Cuma tips aja. btw ini bisa lebih cepat dari sempoa, kalau bilangannya tepat

  • keyhan

    bilangan lain misal 125 atau kelipatan 5 pangkat x yang menghasilkan pembagian 2 pangkat x lalu dikali 10 pangkat x itu rumusnya, btw waktu nulis ini baru kepikir lho rumus bakunya

  • http://yogapw.wordpress.com meditation1234

    @keyhan, ide yang bagus.. :) hmm. lumayan buat diterapkan.

  • can2x

    mngapa gue malah takjub ma al khawarizmi yg udah mnemukan aljabar dan algoritma. klo bleh dbilang sich smbang sihnxa lbih bsar bgi dunia skarang

  • http://facebook.com inas

    smart :D
    inspiratif

  • http://www.facebook.com/profile.php?id=100000098517153 Rejeki Marbun

    mantap… teman2 ok semua…
    sip.. sip…
    ttap optimis…

  • Digital Dreamer

    Sekedar menambahkan sedikit aja nih..

    - Untuk perkalian 11 bisa dilakukan cepat, contoh: 25 X 11 = 275. Cara cepatnya angka 2 tetap di depan, angka 5 tetap di belakang, ditengah2nya disipkan penjumlahan angka tsb 2+5 = 7..jadi 275.
    Kalo penjumlahan tersebut menghasilkan angka > 9 maka penjumlahannya begini: misal contoh angka 78 X 11. 7 tetap didepan, 8 tetap dibelakang. 7+8=15 ditambahkan dengan angka 70 (bukan 7). 15 + 70 = 85 disisipkan ditengah maka hasilnya 858

    - Untuk memeriksa apakah suatu angka bulat habis dibagi 2, bisa di cek angka paling belakang. Jika belakangnya adalah 2 atau 0, angka tsb habis dibagi 2

    - untuk memeriksa apakah suatu angka bulat habis dibagi 3, bisa dicek dengan menjumlahkan angka2nya. misal angka 8468241, kita jumlahkan masing2 angka tsb hingga menjadi 1 angka satuan/terkecil. dari situ bisa diketahui apakah angka tsb habis dibagi 3 atau tidak

  • http://www.pajak.go.id/ YaniChan

    ini lebih simple gak ya :
    1 s.d. 100
    kalau di atas itu kan jumlah 101
    klo dibikin bukan 101 tapi 100 kayaknya lebih simple
    1 s.d. 49 berpasangan dengan 51 s.d. 99
    sisa angka 50 dan 100
    jadi 49*100=4900 + sisa angka (150)
    dapet deh 5050

  • Meri Cha

    Thx agan2 smwa,,
    Uda ngngtin pljrn SD.
    Mmng itu ilmu2 dasar, tp justru dasar2 itu lh yg sngt pnting.
    Kn kalo g’ tw dasar bsa gawat.
    D forum ini bkin tmbul minat belajar,asik pokok nya.

  • mas rois

    aq ga dong…ta kaya’nya menarik ya…???!!!

  • Waning Hyun

    semua klau kita mau berfikir dan fokus pasti bisa!!!!!!!!!! yg pntng ada usaha.

  • ari

    inspiratif untuk para “pembenci” matematika…

  • fly mey

    mang matematik rumit banget,,,,tp lo mw fokus n berfikir pasti bisa

  • handout

    terima kasih banyak sudah berbagi,.
    moga sukses selalu.

  • Xtrapedas456

    CERITA BIASA SAJA. TIDAK ADA YANG UNIK. HAL SEPELE SAJA DALAM MATEMATIKA. TIDAK MENARIK.

  • Niponk Azka

    wah aku pas tidur waktu pelajaran itu, jadi g mudeng….

  • http://profile.yahoo.com/YYXEGM6AQTEDTXGHJCE56DG5ZQ Mujiono

    Mas Ferry , trims atas tulisannya… 
    segar dan menyenangkan…..mohon selengkapnya untuk di kirim ke e-mailku
     mujionopeth@yahoo.com      mas kita kan satu alumnus UKSW prodi fkip