NetSains.com

Recent Comments


Powered by Disqus

25 Penulis Teraktif

  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • Foto anda tak tampak disini? Segera buat akun di Gravatar.com!
chemistry
  • Can't retrieve RSS Feed
Netsains.Com on Facebook
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (Belum ada rating)
Loading ... Loading ...

Perhatian!
Artikel ini adalah artikel lama, diterbitkan lebih dari setahun yang lalu.
Mohon beritahu kami melalui komentar apabila artikel ini sudah tidak relevan lagi

Mari Kita Berbahasa Inggris!

english-areaKompetensi Berbahasa Inggris adalah kewajiban mutlak untuk mendapatkan pekerjaan atau posisi penting di era global ini. Pada kesempatan sebelumnya, rekan Nico telah banyak membahas mengenai teknis pengajaran bahasa Inggris. Namun, dalam berbahasa juga diperlukan untuk ‘menjiwai’ dan ‘manunggal’ dengan bahasa tersebut. Bagaimana cara menjiwai bahasa inggris? Mari kita simak!

Pemahaman kultural adalah syarat berbahasa

Barangkali satu hal yang sebaiknya ditekankan, bahwa untuk dapat menjiwai suatu bahasa, diperlukan pemahaman kultur dari penutur bahasa tersebut. Dalam konteks bahasa Inggris, adalah ide sangat bagus supaya memahami juga kultur dan sejarah Inggris atau bangsa penutur bahasa Inggris (seperti Amerika Serikat). Jadilah anggota perpustakaan yang menyediakan literatur atau film mengenai sejarah dan kultur mereka. Tidak diperlukan pemahaman mendalam mengenai hal ini, namun cukup mengenai hal-hal yang populer saja. Contoh sederhana, Bangsa Inggris terkenal dengan ‘black humor’ mereka. Supaya lebih fasih berbahasa Inggris dan menjiwainya, ada baiknya menonton film mengenai hal itu. Lalu juga sejarah, mengapa akhirnya Amerika Serikat, yang awalnya salah satu koloni Inggris, akhirnya merdeka. Dari perspektif perbedaan sejarah kedua bangsa, kita bisa melihat, bahwa ‘British English’ dan ‘American English’ adalah dua dialek yang sangat berbeda. Dengan menjiwai sejarah dan kultur suatu bangsa, maka itu adalah pintu gerbang menuju penguasaan bahasa mereka.

Menjaga kemurnian bahasa ibu

Percayalah, mencampur aduk bahasa Inggris dengan bahasa ibu kita, bukanlah solusi yang baik untuk meningkatkan kompetensi berbahasa. Dalam hal ini, kita harus berkaca dengan Belanda dan Swedia. Kedua bangsa tersebut, merupakan penutur bahasa Inggris yang hebat. Selain mampu berbahasa Inggris, kita dapat juga dapat menemui orang Belanda atau Swedia yang dapat berbahasa Jerman atau Perancis. Namun, kedua bangsa tersebut terkenal sangat ketat menjaga kemurnian bahasa ibu mereka. Jika berbicara, mereka cenderung menghindari pencampuran dengan bahasa lain. Bahkan, jika bertemu dengan orang asing, mereka cenderung lebih suka berbicara dengan bahasa Inggris, dalam rangka menghidari pencampuran tersebut. Tetap, berbahasa yang paling ‘keren’ bukanlah mencampurkan bahasa inggris dengan bahasa indonesia, namun menjaga kemurnian bahasa indonesia, sambil sempurna berbahasa Inggris. Jika ingin menggunakan kata-kata dari bahasa Inggris, sebisa mungkin gunakan kaidah serapan EYD. Kamus Besar Bahasa Indonesia di http://pusatbahasa.diknas.go.id/kbbi/index.php memuat banyak kata serapan dalam bahasa Inggris, namun kata-kata tersebut telah disesuaikan dengan kaidah EYD. Salah satu contoh adalah kata ‘assumption’, yang menjadi asumsi.

Sering berinteraksi dengan bangsa asing

Dapat juga kita melatih bahasa Inggris dengan bangsa sendiri. Namun masalahnya, jika kita mulai tidak paham dalam mengucapkan kalimat tertentu, kita akan mudah  menggunakan bahasa indonesia lagi. Dalam rangka itu, untuk ‘memaksa’ kita berbahasa inggris dengan baik, berinteraksi dengan orang asing yang tidak paham bahasa Indonesia  atau memahaminya secara terbatas adalah keharusan. Dengan demikian, kita akan dipaksa untuk berbahasa inggris dengan lebih baik lagi. Banyak cara untuk berinteraksi dengan mereka. Cara-caranya adalah dengan mengambil beasiswa ke LN, bekerja di perusahaan multinasional, bekerja di kedutaan asing atau menjadi ekspatriat yang bekerja di luar negeri. Perusahaan multinasional di Indonesia sudah banyak, dan mereka memperkerjakan ekpatriat dari LN. Inilah kesempatan baik untuk berbahasa Inggris dengan mereka. Penutur bahasa Inggris biasanya akan maklum dengan kemampuan bahasa kita. Jika mereka mendeteksi, bahwa kemampuan berbahasa kita belum sempurna, mereka akan berbicara dengan pelan.

Langsunglah berbicara, tidak usah terlalu banyak berpikir

Mayoritas guru bahasa Inggris bisa jadi akan protes dengan poin ini. Namun dari pengalaman pribadi, terlalu banyak berpikir mengenai tata bahasa, justru akan membuat kita tidak berbicara sama sekali. Dalam percakapan dengan orang asing, sering kali lawan bicara kita berbicara sangat cepat, terutama kalau berbicara dengan orang Inggris atau Amerika. Jika sudah begini, kita tidak mungkin punya waktu untuk memikirkan, apakah kalimat ini menggunakan ‘present tense’, ‘future tense’ ataupun ‘past tense’. Alhasil, yang bisa dilakukan adalah, beranilah berbicara. Jika kita teliti, bahkan pada orang Inggris dan Amerika yang paling terpelajar sekalipun, bisa jadi kita temukan kesalahan pada tata bahasa mereka. Memang, untuk bisa berbicara dengan sangat cepat, kita harus menguasai tata bahasa dahulu. Namun di tingkat percakapan yang sangat cepat, memformulasikan tata bahasa seperti di TOEFL atau IELTS sudah tidak berguna sama sekali. Semua konsep tata bahasa sudah harus dikuasai di alam bawah sadar kita. Supaya bisa cepat mencapai tingkat ini, poin sebelumnya mengenai interaksi dengan bangsa asing akan membantu. Sembari memperbaiki tata bahasa kita dengan persiapan TOEFL atau IELTS, secara paralel akan sangat baik juga kalau kita sering berinteraksi dengan orang asing. Penguasaan tata bahasa, akan sangat berguna kalau kita menulis jurnal, buku, presentasi ilmiah, atau laporan ilmiah. Kalau dalam percakapan cepat, hal itu sudah harus dikuasai secara spontan.

Demikian kiranya, sedikit tips-tips untuk menjiwai Bahasa Inggris. Jika rekan-rekan sekalian memiliki tips-tips lain, silahkan berikan komentar terhadap artikel ini. Saya terbuka akan segala masukan yang membangun.

foto: duniaanda.com

 

 Tentang Penulis:

Arli Aditya Parikesit Penulis adalah alumni program Phd bidang Bioinformatika dari Universitas Leipzig, Jerman. Ia bisa dihubungi di akun twitter: @arli_par . Membantu penelitian di Laboratorium Bioinformatika, FMIPA-UI pun masih dilakukannya juga. Penulis juga bekerja sebagai Dosen ilmu kependidikan di STAI Al-Hikmah di Cilandak, ... Selengkapnya »
 
  Beri komentar atau taut balik artikel ini.
  • http://firewalker.kamusilmiah.com Didik Wicaksono

    Hmmm… menurut saya, mencampuradukkan istilah-istilah Bahasa Inggris ke Bahasa Indonesia itu cukup perlu, dengan tujuan mempertahankan makna dari kata aslinya dalam Bahasa Inggris.

    Sekedar share tips belajar Bahasa Inggris:
    Banyak-banyak membaca literatur yang anda sukai dengan Bahasa Inggris. Kalau suka sebuah novel berbahasa Inggris, jangan baca yang dari terjemahan. Senang mempelajari mata pelajaran tertentu, bacalah dari textbook yang berbahasa Inggris. Senang dengan game? Mainlah game ber-genre RPG, jangan hanya bisanya maen game bola, tembak-tembakan dan fighting. Klise! :P Cari game yang banyak instruksi-instruksinya.

  • http://bioarli.page.tl/ Arli Aditya Parikesit

    Satu lagi: Poin ‘sering berinteraksi dengan orang asing’ dalam konteks mempraktekkan bahasa inggris benar benar saya garis bawahi. Saya pernah mengalami sendiri, ada seorang temen org Indo, yang merasa dirinya jago bahasa Inggris, sering meledek saya karena pelafalan atau pengucapan kata-kata tertentu salah. Lucunya, pas bertemu dengan orang Inggris di Jerman ini, pas saya melakukan kesalahan pelafalan, mereka hanya memperbaiki dengan cepat, dan tidak kasih komentar panjang lebar, apalagi meledek, seperti orang Indo yg merasa dirinya jago. Teman Inggris saya pun, juga melakukan hal yang sama dengan orang jerman. Dia langsung memperbaiki, dan tidak kasih komentar panjang lebar, apalagi meledek. Mereka sadar kok, bahwa bahasa Inggris bukan bahasa ibu kita, dan jika kita melakukan kesalahan pelafalan, mereka akan maklum. Sementara, (kadang) orang Indo merasa dirinya lebih chauvinis daripada orang Inggris, dan kalo lawan bicara melakukan kesalahan pelafalan, malah dicela2 dan diejek.

    • http://firewalker.kamusilmiah.com Didik Wicaksono

      Wahaha :D saya termasuk tuh. Salah satu dari orang yang suka mem-bully :P Cuman korbannya ya temen-temen deket aja, kok. Jangan kuatir ;)

  • http://weirdfield.wapsite.me Satrio paningit

    Bahasa inggris emang sudah menjadi tuntutan jaman di era globalisasi khususnya untuk mengakses internet sebagai sumber berita dalam penguasaan informasi,iptek,hal-hal positif bahkan penulisan berita itu sendiri.Masyarakat akan mendapatkan pengetahuan luas

  • http://bioarli.page.tl/ Arli Aditya Parikesit

    @Didik: Kalo gua ngomong Jerman…baru deh giliran gua yg membully elo….Wakakakakakakkkk =)) *ndak nyambung sama topik*.

  • http://revolusihidup.blogspot.com Merry Magdalena

    Banyak baca buku n majalah berbahasa linggis juga membantu. Kalau aku sih dari kecil hobi ngapalin lirik lagu2 bahasa linggis dan otomatis penasaran tau apa artinya. Nah ini cara belajar bhs linggis yang paling enak dan mudah…hehehe.

  • http://bioarli.page.tl/ Arli Aditya Parikesit

    Khusus yg belum punya pasangan, atau mau cari pacar, aku ada trik khusus dan super murah buat belajar bahasa Inggris :). Di negara2 berbahasa Inggris, seperti Australia, bahasa Indonesia mulai menjadi bahasa yg populer. Banyak bule-bule itu yang ingin belajar bahasa indonesia dan mempraktekkannya. Coba mungkin kenalan dengan bule2 itu via sahabat pena, fb, plurk, atau twitter. Ajak korespondensi aja. Lalu copy darat. Kita bisa ajarin dia bahasa indo, dan dia ngajarin kita bahasa inggris. Kalo berlanjut ke hubungan cinta…itu terserah anda…hahaha

  • http://englishgrammar-id.blogspot.com/ Apik

    kalo jaman penjajahan di pesantren dulu katanya menghafal angka bahasa inggris saja sambil lari-lari terus ada hari wajib bahasa iggris kalo hari itu ketahuan gak ngomong bahasa inggris kena hukuman. itu cerita almarhum bapak amir yang pernah tawar menawar harga dengan seorang bule waktu jadi tukang becak dijaman PKI. wah ada manfaatnya juga belajar dengan disiplin tinggi.

  • Ijhoel

    Cara memperbanyak vocab dlm wkt sngkat tau g??

  • ey

    @ijhoel : udh pernah coba untuk tulis misalkan 5 vocab dalam satu hari, hafalkan (plus artinya ya..), besoknya 5 lagi kemudian hafalkan 10 kata itu, begitu seterusnya sampai satu minggu. Minggu berikutnya ulang lagi proses tsb dengan memulai mengumpulkan 5 vocab baru.. Kalau masih dirasa kurang, jumlah vocab per-hari bisa ditambah..
    Memang dibutuhkan kedisiplinan dan konsistensi tinggi, kemudian harus dicoba membuat kalimat dr kata-kata tsb..

  • Randa

    bikinkan donk artikel bhsa.inggriss

  • ichan_pmj

    Halo mas Arli., slam knal..
    Saya ichan dari bogor.

    Saran2nya di artikel mas Arli bagus mas, memotivasi saya untuk lebih berani menggali kemampuan berbahsa inggris.
    Oia mas, selain artikel kemampuan berbahas inggris.
    Ada ga artikel mas Arli mengenai cara2 mendaptkan
    kerja atau beasiswa di luar negeri..
    Saya orang yang mempunyai mimpi untk dapat bekrja d luar negeri,
    dan mengelilingi beberapa negara di dunia..
    Kalu ada tlong d post in yg mas, sbgai motivasi tambhan,
    untuk saya meraih mimpi2 saya.

    Terima Kasih

  • ichan_pmj

    Halo mas Arli., slam knal..
    Saya ichan dari bogor.

    Saran2nya di artikel mas Arli bagus mas, memotivasi saya untuk lebih berani menggali kemampuan berbahsa inggris.
    Oia mas, selain artikel kemampuan berbahas inggris.
    Ada ga artikel mas Arli mengenai cara2 mendaptkan
    kerja atau beasiswa di luar negeri..
    Saya orang yang mempunyai mimpi untk dapat bekrja d luar negeri,
    dan mengelilingi beberapa negara di dunia..
    Kalu ada tlong d post in yg mas, sbgai motivasi tambhan,
    untuk saya meraih mimpi2 saya.

    Terima Kasih

  • Apan Jubaedi

    halo mas Arli..
    adalah adalah guru bhasa Inggris, dan saya sangat setuju dengan saran2 dari mas Arli.. tapi untuk orang – orang yang agak terbatas dalam pekerjaan, dan tidak bisa berkomunikasi dengan orang asing langsung kaya nya dengan cara terus berlatih berbicara dengan orang yang bisa berbahasa inggris akan sangat membantu..