NetSains.com

Recent Comments


Powered by Disqus

25 Penulis Teraktif

  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • Foto anda tak tampak disini? Segera buat akun di Gravatar.com!
Netsains.Com on Facebook
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (Belum ada rating)
Loading ... Loading ...

Perhatian!
Artikel ini adalah artikel lama, diterbitkan lebih dari setahun yang lalu.
Mohon beritahu kami melalui komentar apabila artikel ini sudah tidak relevan lagi

Bagaimana Cara Mendapatkan Anak Lelaki?

babyboy

Tanya:

Kami baru saja kehilangan putri kami,meninggal akibat muntaber, kami berencana ingin punya anak lagi mohon solusinya, mengingat istriku haidnya tak teratur sebulan 2 kali, bulan lalu haid tanggal 24 bulan kemudian haid tanggal 27 lalu datang bulan lagi seminggu kemudian. Jadi menentukan masa suburnya bagaimana? Adakah teorinya bila ingin mendapatkan anak laki-laki? Sebelumnya kami ucapkan terimakasih.

Gun di Bangka.

Jawaban:
Sdr. Gun di Bangka, jika menginginkan anak lelaki, maka tips berikut ini dapat Anda lakukan:
1.    Yang pertama dan utama, tentu saja harus diawali dengan niat yang tulus disertai doa yang khusyu, memohon kepada Allah. Juga tanamkan pada mindset Anda dan pasangan Anda bahwa ikhtiar yang telah Anda lakukan secara maksimal ini PASTI berhasil, tentunya hasil akhir haruslah juga dipasrahkan kepada Allah sepenuhnya. Iringilah ikhtiar ini dengan banyak melakukan perbuatan baik, seperti: sedekah, memudahkan urusan orang lain, juga menghindari maksiat dan perbuatan dosa.

2.    Ejakulasikan atau pancarkanlah sperma di dalam mulut rahim yang terbuka, bukan di dinding vagina atau di bibir vagina.

3.    Lakukan hubungan seks pada masa subur, yaitu: dua minggu setelah menstruasi, saat ovulasi, menjelang ovulasi (atau 24 jam sebelum ovulasi), dan maksimum 12 jam setelah ovulasi. Senggama sebaiknya dimulai pada hari ke-2 dari masa subur.

Sedikit Penjelasan tentang Ovulasi
Ovulasi adalah saat pelepasan sel telur (ovum) dari indung telur (ovarium).
Bagaimana cara untuk menentukan saat ovulasi?
Bila siklus menstruasi istri Anda teratur, masa ovulasi mudah ditentukan. Masa subur kurang lebih 14 hari setelah hari pertama menstruasi, jika siklus haid Anda 28 hari. Pada masa subur ini ada satu hari dimana sel telur dilepas.

Cara untuk memastikan saat ovulasi sedang berlangsung:
a.    Sebelum ovulasi, ada cairan mulut rahim yang elastis dan bening seperti putih telur.
b.    Pada saat ovulasi, suhu tubuh Anda saat bangun pagi meningkat.
c.    Sakit di perut bagian bawah sebelah kanan. Sensasi sakitnya bervariasi dari ringan sampai seperti ditusuk-tusuk dan berlangsung dari beberapa menit hingga beberapa jam.
d.    Cara terakurat untuk mengetahui ovulasi adalah dengan alat tes ovulasi, yang menganalisis sampel urin untuk mendeteksi kenaikan hormon lutein pada saat ovulasi.

4.    Sekitar 15-20 menit sebelum atau saat akan berhubungan intim, bilaslah vagina dengan cairan alkalis (yang bersifat basa). Caranya mudah: masukkan 1-2 sendok makan (± 15 cc) serbuk baking soda (bisa juga garam soda/(natrium bikarbonat soda) ke dalam gayung (atau gelas) yang berisi air putih yang bersih dan hangat (± 200 cc). Cara lain: basahilah vagina dengan satu liter air yang terlebih dahulu telah dicampur dengan dua sendok soda kue. Pembilasan vagina bertujuan untuk menurunkan kadar keasaman vagina.

5.    Lakukan penetrasi sedalam mungkin sehingga sperma dapat mendekati leher atau mulut rahim. Semakin dalam penetrasi, maka semakin dekat jarak yang ditempuh sperma menuju sel telur. Jika suami bisa “menekan sedalam-dalamnya” saat ejakulasi berlangsung, maka kemungkinan untuk memperoleh anak laki-laki akan meningkat. Selain itu, penetrasi yang dalam pada saat orgasme dari pihak pria akan membantu menjamin penempatan sperma dekat pada leher rahim (cervix).

6.    Usahakanlah agar pasangan wanita Anda berkali-kali orgasme, tandanya yakni: mengeluarkan banyak cairan vagina. Setelah ini barulah Anda boleh “berejekalusi-ria”.

7.    Teori “mengalah”, yaitu: berusahalah agar istri Anda mencapai orgasme terlebih dulu. Penjelasannya, secara psikologis jika istri mencapai orgasme terlebih dahulu dari suaminya, maka sperma yang keluar lebih banyak mengandung kromosom Y, yang menentukan jenis kelamin pria.

8.    Perbanyaklah mengkonsumsi seafood dan daging, terutama daging kambing.

9.    ”Menabung” sperma. Caranya? Dengan cara tidak berejakulasi selama 7-8 hari. Puasa seks ini bertujuan untuk menghindari kemungkinan tertinggalnya sperma X dari hubungan intim yang dilakukan beberapa hari sebelum masa ovulasi.

10.    Untuk istri Anda, sebaiknya mengkonsumsi makanan tinggi natrium dan potassium (= kalium), seperti: kedelai, pisang, dan tomat. Juga yang bersifat netral atau tidak asam. Ini dimaksudkan untuk menciptakan lingkungan basa yang cocok untuk sperma Y. Hindarilah mengkonsumsi makanan yang mengandung kalsium dan magnesium, seperti: brokoli, bayam, dan kerang.

11.    Melakukan posisi knee-Chest atau doggie style, dimana suami menyetubuhi istri dari belakang. Posisi ini diharapkan bisa membuat sperma Y meluncur cepat melalui liang vagina, rahim, dan sampai ke sel telur.

12.    Hindari memakai pakaian dalam yang terlalu ketat dan hindari mandi sauna (atau mandi air hangat) sebelum bersetubuh.

13.    Meminum 1-2 cangkir kopi sebelum bersetubuh diduga bisa membuat sel sperma lebih garang di dalam membuahi sel telur.

14.    Hindari melakukan hubungan seks pada masa antara haid dan masa subur (ovulasi).

15.    Setelah selesai melakukan hubungan badan, sebisa mungkin posisi tidur istri miring ke kanan sampai bangun tidur di pagi hari, jangan tidur telentang atau langsung berdiri.

Ada juga tips tradisional dari suku Batak, marga Matondang: apabila ingin mendapatkan anak laki-laki, maka usai berhubungan intim sang suami tidur atau merebahkan badannya di posisi sebelah kanan sang isteri. Sebaliknya, jika ingin anak perempuan, usai berhubungan sang suami tidur di sebelah kiri sang Isteri. Kebenaran teori ini harus dikaji, sebab hanya didapatkan dari “mulut ke mulut” alias wairsan nenek moyang.

Adapun tips ala Dr. Nugroho Setiawan MS, Sp.And., seorang ahli andrologi dari Klinik Grasia, Jakarta yang juga berpraktek di RS Internasional Bintaro, Banten ini dapat juga dicoba:

* Teori Akihito
Jika ingin memperoleh anak laki-laki maka hubungan intim harus dilakukan bertepatan atau segera setelah terjadi ovulasi (saat keluarnya sel telur dari indung telur atau masa subur). Dengan begitu, sperma Y yang masuk ke dalam rahim dapat langsung membuahi sel telur.

* Inseminasi Buatan
Inseminasi buatan lebih akurat daripada metode Akihito. Proses inseminasi ini diawali dengan menampung sperma di dalam gelas. Lalu sperma disaring untuk memisahkan sperma dengan semennya, serta sperma X dari sperma Y. Pemisahan dapat dilakukan karena berat molekul keduanya berbeda. Sperma X akan lebih cepat mencapai lapisan bawah dibanding sperma Y. Sedangkan dengan melihat teknik berenang keduanya, yang terlebih dahulu bergerak ke atas, itulah sperma Y. Sperma yang sudah dipisahkan disuntikkan ke dalam rahim saat istri sedang dalam masa subur. Jaminan keberhasilan metode ini adalah 85% untuk bayi wanita dan 80% untuk bayi laki-laki.

Perlu juga untuk merenungkan “wejangan” berikut ini:

“Kegagalan bisa saja terjadi karena semua metode hanya dapat meningkatkan persentase keberhasilan. Tidak ada yang bisa menjamin 100 % bahwa nanti yang keluar pasti bayi laki-laki atau bayi perempuan,” (Dr. Nugroho Setiawan MS, Sp.And.)

Demikian jawaban kami, untuk informasi lebih lanjut dan lebih jelas, silakan berkonsultasi pada dokter Anda.

Hormat kami,
dr. Dito Anurogo
foto:commons.wikimedia.org

 

 Tentang Penulis:

Dr Dito Anurogo Dito Anurogo adalah dokter yang sedang berkarya dan mengabdikan diri di neuroscience department, Brain and Circulation Institute of Indonesia (BCII), Surya University, Indonesia. Ia adalah dokter pehobi filateli-numismatik, fotografi, pecinta alam, pernah aktif di FLP (Forum Lingkar Pena) Semarang, Member of IFMSA (International Federation of Medical Students' Associations), dan konsultan kesehatan di NetSains.net dan detik.com. Ia mendapatkan sertifikasi CME dari berbagai universitas ... Selengkapnya »
 
  • Website Pribadi/Blog:
  • Tulisan di NetSains: 147 Tulisan
  Beri komentar atau taut balik artikel ini.
  • kardey

    saya sudah berkahwin dalam satu tahun tapi belum mempunyai anak lagi. saya tidak berapa pasti bagaimana saya belum mempunyai anak lagi sedangkan saya dan saya telah berusaha tapi tidak juga membawa hasil. saya dalam keadaan sihat dan perjalanan haid istri sya tidak stabil kadang2 selepas 1 bulan baru datang kadang2 2 bulan baru sampai. saya nak tau juga bagaimana sya nak mengetauhi kesuburan isteri sya

  • kardey

    sya nak tanya satu soalan lagi wlaupun sya terasa malu nak tanya, pada bilakah masanya yang sesuai untuk melakukan persetubuhan dengan isrti jikalau kita membuat perancangan untuk mendapatkan anak yang terbaik? harap saya dapat jawapan yang cepat dan padat,,,,?

  • lena Faynay

    saya udah kepalang hamil satu bulan …sudah terlambatkah…atau masih ada cara untuk bisa mendapatkan anak laki”…mohon jawabannya…trimakasih…