Recent Comments


Powered by Disqus

25 Penulis Teraktif

  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • Foto anda tak tampak disini? Segera buat akun di Gravatar.com!
Netsains.Com on Facebook

Disini juga numpang iklan, yah. Buat biaya server :)

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (Belum ada rating)
Loading ... Loading ...

Perhatian!
Artikel ini adalah artikel lama, diterbitkan lebih dari setahun yang lalu.
Mohon beritahu kami melalui komentar apabila artikel ini sudah tidak relevan lagi

Lirik Musik Bisa Bikin Kecanduan Obat?

marijuanaaaaaNetsains.com - Hati-hatilah menyimak lirik lagi, sebab kalau salah bisa fatal akibatnya.

Remaja yang mendengarkan musik yang syairnya menyinggung tentang mariyuana cenderung juga akan menggunakan obat terlarang. Lho kok bisa?

Setidaknya itulah hasil studi terbaru. Studi itu melibatkan 959 orang murid kelas 9.

“Pelajar yang banyak mendengarkan lagu yang liriknya mereferensi pada mariyuana ternyata dua kali lipat cenderung menggunakan obat-obat terlarang daripada mereka yang mendengarkan musik tanpa menyebut mariyuana,” jelas Dr. Brian Primack, peneliti dari University of Pittsburgh School of Medicine yang memimpin studi ini.

Dalam studi ini, 12% partisipan teridentifikasi sebagai pengguna mariyuana, dan 32% mengaku pernah mencoba-coba sebelumnya. Mereka juga dimintai lagu apa saja yang mereka sering dengarkan, beserta konten liriknya.

Rata-rata partisipan mendengarkan musik 21,8 jam per minggunya. Selain itu peneliti juga mengelompokkan mereka berdasar variabel demografi seperti usia, ras, gender, pendidikan orang tua.

Menurut Primack, mereka yang sudah sering mendengarkan musik yang mengekspos tentang mariyuana punya kecenderungan akan mencari musik serupa lagi.  Detil studi ini dimuat di jurnal Addiction.

Diterjemahkan secara bebas dari LiveScience.
foto://maryt.files.wordpress.com

 

 Tentang Penulis:

Merry Magdalena Merry Magdalena adalah mantan jurnalis desk Teknologi Informasi dan Iptek di Sinar Harapan. Ia sempat memenangkan sejumlah penulisan jurnalistik bidang Iptek, Lingkungan dan TI. Di sela kesibukan sebagai jurnalis, Merry juga masih menekuni hobi menulis buku dan berorganisasi di dunia maya. Bukunya yang sudah terbit "Cyberlaw, Tidak Perlu Takut" ditulis bersama Mas Wigrantoro Roes Setiyadi, "Situs Gaul Gak Cuma buat Ngibul" (Gramedia Pustaka Utama, Mei 2009), "UU ITE, Don't be The Next Victim" ... Selengkapnya »
 
  Beri komentar atau taut balik artikel ini.
  • zulazul

    wah..jadi kalau remaja yg suka dnger musik yg lirik lagu’y cnderung tentang sex,bkal terpacu untuk melakukan hal ‘serupa’ kaya kasus lirik mariyuana tadi??!?
    wah wah wah,sperti bisikan setan saja..

    • http://firewalker.kamusilmiah.com Didik Wicaksono

      Wah, betul juga. Apakah efeknya juga sama dengan lagu terhadap ‘sex’? Atau bahkan ajakan untuk ‘selingkuh’? :D Sepertinya butuh studi lebih lanjut.

  • http://smaitssix.blogspot.com faruqi

    kalau misal.a bukan lirik. mhisal.a baju, celana, gantungan, tas, sepatu dll yang bergambar atau bermotif mariyuana akan berakibat seperti itu juga dok.

  • DragonLord

    hahaha… bener ! indonesia kebanyakan lagu cinta + selingkuh + patah hati ! makanya orgnya banyak yang mesum…

  • hotman

    hahaha….. tpi pa???? bner lagu dpt memicu sex,,,,, kyxnya bner2 prlu study lbh lnjut tuhhhh