NetSains.com

Recent Comments


Powered by Disqus

25 Penulis Teraktif

  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • Foto anda tak tampak disini? Segera buat akun di Gravatar.com!
chemistry
  • Can't retrieve RSS Feed
Netsains.Com on Facebook
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (Belum ada rating)
Loading ... Loading ...

Perhatian!
Artikel ini adalah artikel lama, diterbitkan lebih dari setahun yang lalu.
Mohon beritahu kami melalui komentar apabila artikel ini sudah tidak relevan lagi

Apakah Kardiomegali Menyebabkan Kematian?

KardiomegaliTanya:
Salam dok saya Zee, wanita/39th.

Medical Check Up 1, didiagnosis ada problem dengan paru ada flek, lalu x ray ke-2 didiagnosis cardiomegaly. Apa arti cardiomegaly? BB/TB:78/167cm, saya memiliki tekanan darah rendah. Apa yang menyebabkan saya didiagnosis cardiomegaly ini? Bagaimana menyembuhkan sakit ini? Apa berbahaya dan mengancam pada kematian? Kalau iya, apa yang harus saya lakukan?
Tolong dok, jawabannya sangat saya harapkan. Terimakasih sebelumnya.
Ibu Zee

Jawab:

Dear Ibu Zee, Terimakasih atas kepercayaan ibu kepada kami.

Kardiomegali (cardiomegaly) berarti pembesaran jantung (enlarged heart).  Penyebabnya antara lain: tekanan darah tinggi, penyakit jantung koroner (coronary artery disease), penyakit katub jantung (heart valve disease), dan emfisema jangka panjang dengan gagal jantung yang progresif. Penyalahgunaan zat dan alkohol juga memicu pembesaran jantung.

Sekadar tambahan, emfisema adalah penyakit paru-paru menahun dengan gejala utama penyempitan (obstruksi) saluran napas, karena kantung udara di paru-paru menggelembung secara berlebihan dan mengalami kerusakan yang luas. Juga disertai dengan kerusakan jaringan di paru-paru.

Riset terbaru menunjukkan ada hubungan yang signifikan antara penyakit ginjal kronis (menahun) dengan kardiomegali.

Gejala kardiomegali:

1. Tergantung dari derajat keparahannya. Tampak gejala yang berhubungan dengan kegagalan pompa jantung untuk bekerja dengan baik

2. Dapat disertai nggeliyer, pusing, atau sensasi mau jatuh. Orang awam menyebutnya “vertigo”. Dalam istilah asingnya disebut “dizziness”.

3. Sesak nafas, seperti orang yang terengah-engah.

4. Terdapat cairan di rongga perut (ascites)

5. Kaki (tungkai, pergelangan kaki) membengkak

Terapi kardiomegali:

1. Sesuai dengan penyebab yang mendasarinya (underlying causes).

2. Obat golongan diuretik

3. Obat golongan ACE inhibitor

4. Obat golongan beta blocker

5. Golongan nitrat

6. Mengurangi/menurunkan berat badan

7. Diet rendah garam

8. Pembatasan (asupan) cairan

9. Berolahraga

Untuk obat yang tepat dan sesuai dengan kondisi ibu, silakan berkonsultasi dengan dokter Anda.

Jika Anda didiagnosis kardiomegali, bertanyalah pada dokter Anda hal-hal berikut ini:

1. Apakah dokter mendengar murmur (detak jantung abnormal)?

Jika iya, maka kemungkinan besar Anda menderita penyakit katub (valvular disease), atau gagal jantung kongestif (congestive heart failure), atau advanced myocardiopathies. Dokter perlu membedakan suara murmur dengan suara “pericardial friction rub”.

2. Apakah dokter mengetahui adanya pembesaran hati (hepatomegaly) melalui pemeriksaan fisik?

Kardiomegali dan hepatomegali berrati menandakan congestive heart failure. Hepatomegali juga menandakan adanya penyakit sistemik yang menyebabkan myocardiopathy, seperti: amyloidosis.

Perlu juga Anda sampaikan kepada dokter secara jujur/terus terang, jika Anda:

1. Disertai demam

Demam yang disertai kardiomegali mengindikasikan penyakit jantung rematik (rheumatic heart disease) dan bacterial endocarditis. Atau juga mengindikasikan penyakit otot jantung akut (acute myocarditis) atau acute pericarditis.

2, Disertai nyeri dada.

Kardiomegali dengan nyeri dada mengindikasikan adanya infark miokard (myocardial infarction), dan juga acute pericarditis.

3. Disertai bengkak (edema)

Adanya “peripheral edema” berarti mengindikasikan “congestive heart failure”. Jika jenis edema-nya “nonpitting” maka kemungkinannya menderita “myxedema”.

Untuk lebih jelasnya, bertanyalah kepada dokter Anda tentang edema ini.

4. Disertai hipertensi (tekanan darah tinggi)

Jika disertai hipertensi, maka berarti kardiomegali yang terjadi disebabkan oleh karena pembesaran bilik jantung kiri (left ventricular enlargement) akibat hipertensi kronis (menahun).

5. Disertai kebiruan di mukosa kulit (cyanosis)

Kardiomegali dengan cyanosis, terutama jika disertai “associated murmur”, maka mengindikasikan penyakit jantung bawaan tipe sianotik (congenital heart disease of the cyanotic type).

Pemeriksaan Penunjang

Idealnya, pemeriksaan laboratorium pada penderita kardiomegali meliputi: hitung darah lengkap, sedimentation rate, ANA, chemistry panel, tes VDRL, profil tiroid, EKG, dan rontgen dada (chest x-ray).

Pemeriksaan dengan echocardiogram akan membantu menegakkan diagnosis valvular disease, myocardiopathies, congestive heart failure, dan pericardial effusion. Jika curiga gagal jantung kongestif (congestive heart failure), maka perlu diukur waktu sirkulasi, tekanan vena, dan perlu tes fungsi paru-paru. Jika disertai demam, maka penderita kardiomegali perlu melakukan tes streptozyme, ASO titer, dan kultur darah serial.

Ibu Zee Yth, faktor kardiomegali saja tidak menyebabkan kematian, terutama bila masih ringan. Biasanya kematian disebabkan oleh penyakit yang menyertai atau komplikasi yang dialami penderita kardiomegali.

Nah, untuk mencegah agar tidak berlanjut atau menjadi parah, sebaiknya ibu tekun beribadah dan bersedekah, rajin berolahraga, berpola hidup sehat dan seimbang, dan….teratur kontrol ke dokter atau rumah sakit terdekat untuk melakukan general check-up, minimal sebulan sekali. Jika dinyatakan baik oleh dokter, perlu cek lagi setiap 2-3 bulan sekali, tergantung waktu dan kesempatan ibu.

The last but not least, mari kita renungkan mutiara kata dari Bunda Teresa berikut ini: “Kemiskinan yang terburuk adalah kesepian dan merasa tidak dicintai.

Penyakit terbesar saat ini bukanlah penyakit lepra ataupun TBC, tetapi perasaan tidak dikehendaki.Ada banyak kelaparan cinta di dalam dunia dibandingkan kelaparan makanan.”

Demikian semoga bermanfaat.

Salam SEHAT dan SUKSES selalu!!!

Dr. Dito Anurogo

Penemu Hematopsikiatri
Penulis berbagai buku dan ebook
Konsultan Kesehatan di
www.netsains.com

 

 Tentang Penulis:

Dr Dito Anurogo Dito Anurogo adalah dokter yang sedang berkarya dan mengabdikan diri di neuroscience department, Brain and Circulation Institute of Indonesia (BCII), Surya University, Indonesia. Ia adalah dokter pehobi filateli-numismatik, fotografi, pecinta alam, pernah aktif di FLP (Forum Lingkar Pena) Semarang, Member of IFMSA (International Federation of Medical Students' Associations), dan konsultan kesehatan di NetSains.net dan detik.com. Ia mendapatkan sertifikasi CME dari berbagai universitas ... Selengkapnya »
 
  • Website Pribadi/Blog:
  • Tulisan di NetSains: 147 Tulisan
  Beri komentar atau taut balik artikel ini.
  • ROSDIATI

    SALAM DOK, SAYA ROS UMUR 45 TAHUN, BARU SAJA MELAKUKAN MEDICAL CHECK HASILNYA PADA FOTO THORAX DITEMUKAN KARDIOMEGALI DENGAN TANDA BENDUNGAN, APA MAKSUDNYA YA DOK, SEBAGAI IMFORMASI SAYA MEMPUNYAI BERAT BADAN 68KG DENGAN TINGGI BADAN 150CM,TEKANAN DARAH PERNAH MENCAPAI 160/100, APAKAH HAL INI YANG MENJADI PENYEBABNYA YA DOK, TERIMA KASIH ATAS JAWABANNYA

  • iyan

    pak .gmana cara agar aku bisa mencegah sesak nafas..aku perokok berat…makasih

  • tenti rumni astari

    sore dokter,saya mahasiswa kedokteraningin bertanya,
    dokter, pada pemeriksaan thorak ditemukan Cardiomegali > 50 %.
    apakah itu sudah membahayakan?
    trimakasih dokter

  • imam jayadi

    assalamu’alaikum pak
    mohon maaf kalau pertanyaan saya sedikit diluar jalur anggap saja yang nanya bener nggk ngerti. tentang post power syndrome atau yang lain teryata mungkin dikita secara tidak sadar terdapat bakat atau peluang penyakit entah dari konsumsi kita atau pola hidup atau hal yang lain. tapi picunya adalah pola pikir. pertanyaannya boleh nggk kalau saya berasumsi bahwa ke”sombong”an adalah picu dari semua penyakit? mohon maklum dan kebesaran hati penjawab.

  • imam jayadi

    assalamu’alaikum pak
    mohon maaf kalau pertanyaan saya sedikit diluar jalur anggap saja yang nanya bener nggk ngerti. tentang post power syndrome atau yang lain teryata mungkin dikita secara tidak sadar terdapat bakat atau peluang penyakit entah dari konsumsi kita atau pola hidup atau hal yang lain. tapi picunya adalah pola pikir. pertanyaannya boleh nggk kalau saya berasumsi bahwa ke”sombong”an adalah picu dari semua penyakit? mohon maklum dan kebesaran hati penjawab.

  • Ferianti_tarigan

    Dok, mau tanya:
    Jika hasil RO sdh smp pembengkaan jantung 68% dan jg lever ikut membengkak.
    Seberapa tingkat or persen parah pasien? Apakah lebih di anjurkan bed rest or bagaimana
    Oya kmren ada hsl EKG…. saya mau tanya gambarannya biasa nya bagaimana…apakah ada di temukan RBBB or tidak?

    Salam,

    Ferianti

  • Ferianti_tarigan

    Dok, mau tanya:
    Jika hasil RO sdh smp pembengkaan jantung 68% dan jg lever ikut membengkak.
    Seberapa tingkat or persen parah pasien? Apakah lebih di anjurkan bed rest or bagaimana
    Oya kmren ada hsl EKG…. saya mau tanya gambarannya biasa nya bagaimana…apakah ada di temukan RBBB or tidak?

    Salam,

    Ferianti

  • Samemul@yahoo.co.id

    maaf dok mau nanya, apakah orang dengan KARDIOMEGALI bisa sembuh total?

  • anas muttaqin

    Salam.
    dalam rontsen  jantung saya di prediksi cardiomegalia. tetapi yang menjadi anaeh adalah: kadar gula darah saya normal, kolesterol saya juga normal, fungsi ginjal baik, saya tidak pernh terengah-engah tetapi tekanan darah memang cukup tinggi. Baru sekali ini saya tensi saya mencapai 150/100. Saya juga tidak mengidap asam urat. Betulkan saya terkena kardiomegalia? Merujuk pendapat beberapa dokter sangat membimgungkan. Dokter satu mengatakan ini tak apa-apa dan biasa terjadi pada orang yang seneng olahraga (atlite). Saya dulu memang bekas atlite angkat berat. Sementara dokter satu mengatakan ini berbahaya. Bagaimana pendapat dokter Dito? Mohon penjelasannya. Trima kasih.

    Salam Sukses

    Anas Muttaqin

  • anas muttaqin

    Salam.
    dalam rontsen  jantung saya di prediksi cardiomegalia. tetapi yang menjadi anaeh adalah: kadar gula darah saya normal, kolesterol saya juga normal, fungsi ginjal baik, saya tidak pernh terengah-engah tetapi tekanan darah memang cukup tinggi. Baru sekali ini saya tensi saya mencapai 150/100. Saya juga tidak mengidap asam urat. Betulkan saya terkena kardiomegalia? Merujuk pendapat beberapa dokter sangat membimgungkan. Dokter satu mengatakan ini tak apa-apa dan biasa terjadi pada orang yang seneng olahraga (atlite). Saya dulu memang bekas atlite angkat berat. Sementara dokter satu mengatakan ini berbahaya. Bagaimana pendapat dokter Dito? Mohon penjelasannya. Trima kasih.

    Salam Sukses

    Anas Muttaqin

  • http://www.facebook.com/people/Dyah-Rini-Merdekaningsih/100002822265346 Dyah Rini Merdekaningsih

    Thx dok, sedikit lega baca artikel dr.

  • http://www.facebook.com/people/Ema-Rosanna-Bangun/100003242741638 Ema Rosanna Bangun

    dok saya mau tanya…
    orang tua saya kan sudah melakukan tindakan ecocardiologi
    selanjutnya dokter blng papa saya didiagnosakan kardiomegali.
    saya mau tanya gmn cara perawatan papa saya dok ?

  • Dwi Andriyani

    dok, bapak saya usia 76 tahun didoagnosa re-entry ventricular arrhythmia. ini jenis penyakit jantung apa, dan bagaimana penyembuhannya?, serta apa saja yang harus kami lakukan untuk menjaganya agar tetap stabil/sehat