Recent Comments


Powered by Disqus

25 Penulis Teraktif

  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • Foto anda tak tampak disini? Segera buat akun di Gravatar.com!
Netsains.Com on Facebook

Disini juga numpang iklan, yah. Buat biaya server :)

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (Belum ada rating)
Loading ... Loading ...

Perhatian!
Artikel ini adalah artikel lama, diterbitkan lebih dari setahun yang lalu.
Mohon beritahu kami melalui komentar apabila artikel ini sudah tidak relevan lagi

Noetic Sciences : Gerbang Baru Ilmu Pengetahuan?

multiverse2Netsains.Com – Bagi penggemar Dan Brown, pasti sudah memahami sekilas tentang Noetic Sciences terutama setelah membaca novel terbarunya the Lost Symbol. Lalu apakah sebenarnya Noetic Sciences, yang di dalam novel tersebut dikatakan sebagai ilmu yang mampu menjawab pertanyaan-pertanyaan terbesar manusia seperti: Adakah kehidupan setelah kematian? Adakah jiwa? Adakah yang mendengarkan doa-doa kita?

Kata “noetic” berasal dari kata Yunani “nous” yang dapat diartikan (meskipun tidak secara akurat) sebagai “kesadaran dalam” (inner knowing) ataupun “kesadaran intuitif” (intuitive consciousness) yang merupakan akses langsung terhadap pengetahuan yang melampaui indera normal dan logika pikir kita.

Noetic sciences menggunakan metode scientifik untuk menjelajahi “inner cosmos” atau kosmos di dalam pikiran manusia (kesadaran, jiwa dan spirit) dan bagaimana hal tersebut berhubungan dengan  “outer kosmos” yaitu dunia fisik diluar pikiran. Dengan kata lain, ilmu ini mempelajari bagaimana seseorang menjadi sadar akan pengalaman atau kemampuan (intuisi, komunikasi dengan arwah, energy healing, dll) yang nampaknya secara rasional tidak dapat dijelaskan.

Dengan demikian, noetic sciences bila dikembangkan akan mampu menjembatani ilmu-ilmu kuno yang cenderung dikatakan sebagai shamanisme, mistis dan sihir dengan ilmu modern yang berbasis pada variabel-variabel yang terukur secara kuantitatif. Noetic science juga berangkat dari kenyataan bahwa sebenarnya manusia belum memanfaatkan seluruh potensinya yang ada.  Berdasarkan hal itulah kemudian Edgar Mitchell (mantan astronot AS)dan Paul N. Temple (industrialis) mendirikan The Institute of Noetic Sciences (IONS) tahun 1973 untuk mendorong dan melakukan penelitian tentang potensi sesungguhnya manusia. Program-program dalam institut ini termasuk antara lain “extended human capacities”, “integral health and healing” dan “emerging worldviews”. Dengan demikian, topik penelitian di institut ini pun tergolong unik seperti: meditasi, kesadaran, praktik penyembuhan alternatif, spiritualitas, potensi manusia, kemampuan cenayang dan mati suri.

Lebih jauh lagi sebenarnya gagasan dasar noetic sciences tidak jauh berbeda dengan beberapa kepercayaan dan tradisi kuno yang menyatakan bahwa kita semua di alam semesta adalah satu (medan energi), pikiran manusia merupakan energi dan memiliki massa, massa memiliki gravitasi sehingga mampu mempengaruhi dunia fisik disekitar kita. Pemikiran ini tampaknya tidak jauh berbeda dari film dokumenter “the Secret” yang sempat populer beberapa tahun lalu karena secara mengejutkan memaparkan tentang kekuatan pikiran manusia.

Ref:

http://www.noetic.org/research.cfm

http://en.wikipedia.org/wiki/Institute_of_Noetic_Sciences

Bacaan:

The Lost Symbol by Dan Brown

The Secret by Rhonda Byrne

foto:technoflame.com

 

 Tentang Penulis:

Haryo Sedewo Haryo Yudho Sedewo adalah seorang alumnus Mahasiswa Jurusan Hubungan Internasional Universitas Padjadjaran angkatan 2003 yang melanjutkan studi di Master of Management UGM. Senang mencermati masalah-masalah politik dan ekonomi serta mendengarkan musik jazz. Follow me on Twitter: ... Selengkapnya »
 
  Beri komentar atau taut balik artikel ini.
  • http://cartoonized.net/cartoonme.php foto kartun

    betul, pemikiran tsb mirip dengan yg diungkapkan di the secret.
    juga ada kemiripan dengan yg diungkapkan di buku quantum ikhlas. akan tetapi di buku quantum ikhlas disebutkan bukan kekuatan pikiran kita yg besar, melainkan kekuatan perasaan kita. 80% lebih kekuatan manusia sebenarnya adalah kekuatan perasaan. dan potensi itu belum kita manfaatkan.

  • http://winterwing.wordpress.com/ wahyu nurudin

    semoga bukan menjurus ke dukun.

  • http://edwat4ever.wordpress.com/ edda

    neotic, mirip dengan metafisika gak sih??

  • http://twitter.com/DmwSdq Darmawan Sidiq

    Menarik sekali. Bayangkan seperti apa dunia jika telepati dapat dilakukan spt menelepon.

  • http://twitter.com/DmwSdq Darmawan Sidiq

    Menarik sekali. Bayangkan seperti apa dunia jika telepati dapat dilakukan spt menelepon.

  • Alya

    Noetic, menarik sekali sepertinya, mirip mirip buku thr secret, quantum ikhlas dan as sirr kali yah?

  • rendara

    noetic..
    hmmm,ttap aj suatu kemajuan bagi ilmu pengetahuan yg bs dibanggakan umat manusia..
    dan tntux itu bisa dimanfaatkan oleh kemajuan umat..

    semoga

  • roland fernandez akoli

    artikel ini sangat bagus, saya penggemar berat “the secret” Rhonda briyn…. mungkin neotic sciences, akan diakui berpuluh-puluh tahun mendatang

  • Asepaksijaladara

    menurut saya, ada beberapa kemungkinan jika ilmu ini telah benar-benar di-ungkap

    1. manusia akan benar-benar tahu tentang kebenaran (dari manapun itu) dan membawanya kedalam keselamatan & kesejahteraan. (+)

    2. segolongan manusia atau “apapun” memilih menjauhi & menjauhkan manusia lainnya dari ilmu ini, dengan banyak alasan. (-)

    3. atau, seperti sekarang, yang benar tetap benar dan yang salah tetap salah. (?)

  • http://www.facebook.com/profile.php?id=100000379751564 Anisa Dbrozol

     seru banget la
    fantastic

  • http://www.facebook.com/profile.php?id=100000379751564 Anisa Dbrozol

     waw keren abizzzzzzzzz

  • http://www.facebook.com/profile.php?id=100000379751564 Anisa Dbrozol

    maju la negara q

  • http://twitter.com/ryzkiki Rizky Amalia

    Saya juga sependapat kalau Noetic Science tidak jauh berbeda dengan The Secret.
    Saya bahkan menjadikan The Lost Symbol sbg bahan skripsi (alhamdulillah sudah wisuda).
    Salah satu artikel di situs IONS (Institute of Noetic Science) bahkan membahas The Secret secara objektif dan padat. Judul artikelnya “Unraveling The Secret,” penulis: David Rippe. :)

  • http://www.facebook.com/arieslkgcx.visualstreetart Aries Setyawan LK

    antara kebijakan dan kekacauan hahahahahaha