NetSains.com

Recent Comments


Powered by Disqus

25 Penulis Teraktif

  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • Foto anda tak tampak disini? Segera buat akun di Gravatar.com!
Netsains.Com on Facebook
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (1 suara, nilai: 3.00 ⁄ 5)
Loading ... Loading ...

Perhatian!
Artikel ini adalah artikel lama, diterbitkan lebih dari setahun yang lalu.
Mohon beritahu kami melalui komentar apabila artikel ini sudah tidak relevan lagi

Kenapa Detak Jantung Tak Beraturan?

Tanya:

Saya ingin bertanya, mengapa denyut jantung isteri saya tidak beraturan? Saya sudah periksakan ke dokter spesialis jantung, dokter spesialis jantung mengatakan tidak apa-apa, bukan penyakit jantung. Apa sebenarnya penyakit tersebut? O, iya…sebagai tambahan isteri saya berusia 42 tahun. Sebelumnya saya ucapkan terima kasih. Sukses selalu untuk Dokter.

Peter Lie

Jawab:

Jantung kita merupakan organ vital yang tidak mengenal lelah. Jantung selalu berdenyut setiap menit sekitar 60-80 kali tanpa berhenti sedetikpun. Fungsi jantung memompa darah ke seluruh tubuh sesuai kebutuhan metabolisme. Apabila metabolisme meningkat (saat demam, bekerja keras, berolah raga, cemas, kurang tidur) maka denyut jantung secara otomatis akan meningkat frekuensi per menitnya.

Pada beberapa orang, irama jantung kadangkala tidak normal. Ada denyutan ekstra, yang di sebut Ventrikel Extra Sistole (VES). Ini bisa merupakan variasi normal yang dibutuhkan oleh tubuh untuk memompa darah di luar kebutuhan dasar.

Apabila didengarkan dengan stetoskop bisa diketahui adanya denyutan tidak teratur yang di luar kebiasaan. Jika direkam dengan elektrokardiografi (EKG) bisa tampak jelas adanya irama yang di luar kebiasaan. Irama jantung yang tidak teratur tetapi berjalan secara teratur ini bukanlah suatu penyakit, akan tetapi merupakan variasi normal dari jantung.

Jelaslah hal ini bukanlah suatu kelainan yang perlu dikhawatirkan, terutama kalau fungsi jantung dalam memompa darah tetap berjalan sesuai kebutuhan. Jadi, tidak perlu dicemaskan.

Wassalam.

Dr. Muchlis AU Sofro, SpPD, KPTI.
Internis dan konsultan penyakit tropis-infeksi RS Dr Kariadi Semarang
Pakar HIV AIDS – Tuberkulosis Jawa Tengah
Konsultan Kesehatan di Netsains.com

 

 Tentang Penulis:

Dr. Muchlis Achsan Udji Sofro Dr. Muchlis Achsan Udji Sofro, SpPD-KPTI, salah satu dokter spesialis penyakit dalam yang juga ahli penyakit tropis infeksi yang lahir di Pemalang. Staf Divisi Penyakit Infeksi & Tropik, Bagian Ilmu Penyakit Dalam RSUP Dr Kariadi/Fakultas Kedokteran UNDIP. Organisasi: 1. Ketua Tim HIV-AIDS RSUP Dr Kariadi-Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro, sejak 2002 sampai sekarang 2. Sekretaris Sub Tim DALINOK. Komite Medis RSUP Dr Kariadi Semarang. 3. Anggota Tim ”Emerging Infectious ... Selengkapnya »
 
  • Website Pribadi/Blog:
  • Tulisan di NetSains: 65 Tulisan
  Beri komentar atau taut balik artikel ini.
  • paklek

    dok,
    saya mau mengetahui penjelasan tentang hipertiroid…
    bisa kah anda menerangkannya kepada saya…..

  • SLAMET RAHARJO

    TERIMA KASIH ATAS PENJELASAN DOKTER SEMOGA AMAL DOKTER MENAMBAH ILMU YANG LEBIH DARI DOKTER PENYAKIT DALAM. SEMOGA DOKTER JUGA MENDAPAT KESABARAN DALAM MENGHADAPI ORAMG YANG SAKIT.

  • yohana alexander

    ibu saya berumur 62 tahun..keluha yang ingin disampaikan yaitu,beliau kadang2 detang jantung nya ada yg terhenti-henti, dan kadang2 pun detak jantung cepat sekali 120/menit..itu dikarenakan apa ya dok?? apakah berbahaya??

    terimakasihhh

  • yohana alexander

    ibu saya berumur 62 tahun..keluha yang ingin disampaikan yaitu,beliau kadang2 detang jantung nya ada yg terhenti-henti, dan kadang2 pun detak jantung cepat sekali 120/menit..itu dikarenakan apa ya dok?? apakah berbahaya??

    terimakasihhh.

  • Rahmat Kristomi

    Pak, saya adalah siswa kelas 2 SMA dan berusia 16 tahun. Saya punya masalah dengan jantung saya. Setiap kali saya mengikuti ujian tertulis di sekolah, saya merasa detak jantung saya meningkat sangat drastis sampai-sampai terasa agak sesak. Hal ini mengurangi konsentrasi saya.Akibatnya nilai saya tidak sesuai dengan yang saya harapkan. Bila telah selesai ujian, detak jantung saya kembali normal. Hal ini sudah saya alami sejak 2 SMP.
    Saya mohon penjelasan Bapak.

  • ari

    dok saya mau tanya…saya sering merasakan detak jantung yang keras di sela denyut jantung normal.saya pernah periksa dan bahkan opnam, alhamdullilah diaknosa jantung saya normal.akan tetapi kok saya merasakan bila detakan yang keras itu muncul badan terasa kurang nyaman…kalo saya hitung kadang sela 14 detakan ada 1 detakan keras.kadang 21x tapi kadang 1 hari tidak muncul…sebenarnya apa yang terjadi dengan jantung saya ya dok?terimakasih