Recent Comments


Powered by Disqus

25 Penulis Teraktif

  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • Foto anda tak tampak disini? Segera buat akun di Gravatar.com!
Netsains.Com on Facebook

Disini juga numpang iklan, yah. Buat biaya server :)

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (4 suara, nilai: 5.00 ⁄ 5)
Loading ... Loading ...

Perhatian!
Artikel ini adalah artikel lama, diterbitkan lebih dari setahun yang lalu.
Mohon beritahu kami melalui komentar apabila artikel ini sudah tidak relevan lagi

Gangguan Lambung Bernama GERD

Tanya:
Selamat pagi, Dok, saya memiliki masalah dengan lambung. Sudah diperiksa dan didiagnosis GERD. Berikut keluhan yang saya rasakan :
1. Kembung hingga perut membesar dan keras
2. Saat kembung dan bernafas, saya merasa tidak ada oksigen yang masuk, sehingga harus dipancing dengan menguap. Jika terjadi dalam durasi yag cukup lama, menyebabkan area hidung dan pipi kesemutan
3. Tiba-tiba sering seperti bersendawa sendiri berbarengan dengan cairan berbusa yang naik hingga ke mulut dan saya keluarkan.
4. Setiap pagi saat menggosok gigi dan lidah, muntah yang keluar terasa asam dan pahit dan berwarna kuning, kadang disertai dengan bercak darah.
5. Jadwal menstruasi saya sangat kacau. Bisa berjarak 2 – 4 bulan.
6. Saat menstruasi perut sangat sakit hingga saya sering mengkonsumsi painkiller (hanya jika merasa sangat sakit).
7. Tensi darah saya selalu kisaran 90/60 mmHg.
Sejauh ini, saya mendapatkan obat: Prosogan, Regit, dan Gasflat. Apakah obat yang diberikan sudah tepat? Boleh tolong dijelaskan fungsi dari masing-masing obat tersebut?
Apakah betul GERD seperti itu? Jika ya, apakah solusinya? Jika bukan GERD, lalu apakah jenis penyakit itu? Terima kasih Dok… Maaf atas pertanyaan saya yang terlalu banyak. Semoga Dokter Dito sekeluarga SUKSES dan SEHAT selalu !!! Amin.
Keke
Jawab:

Dear Saudari Keke, terimakasih atas pertanyaannya.
Kami akan jelaskan satu per satu. Selamat memahami.

Gastroesophageal reflux disease (GERD) merupakan penyakit saluran pencernaan menahun yang terjadi jika asam lambung atau empedu naik atau membalik (refluks) ke kerongkongan. Sebenarnya, GERD dapat juga merupakan fenomena fisiologis normal yang dialami sebagian besar orang terutama setelah makan.
Bila hal ini terjadi lebih dari 2x seminggu, atau mengganggu aktivitas harian Anda, maka dokter akan mendiagnosis GERD. Beberapa orang sembuh sendiri, namun lebih banyak yang perlu obat, bahkan pembedahan (sesuai indikasi) untuk mengurangi gejala.
Tanda dan Gejala
1. Nyeri dada atau epigastrium yang menjalar ke atas, ke belakang, lalu ke leher.
2. Produksi ludah atau air liur berlebihan.
3. Sensasi atau rasa terbakar/amat nyeri di dada (heartburn), terkadang menyebar ke kerongkongan, diiringi rasa asam atau kecut di mulut.Sekitar 7% populasi mengalami heartburn setiap hari.
4. Sulit untuk menelan (dysphagia).
5. Sakit untuk menelan (odinophagia).
6. Batuk atau batuk kering.
7. Sesak nafas seperti asma.
8. Suara serak atau parau.
9. Rasa sakit di tenggorokan.
10. Radang tenggorokan (laringitis).
11. Membaliknya (regurgitation) cairan asam atau makanan.
12. Tenggorokan serasa tersumbat atau terganjal benda asing.
Bila sudah disertai nafas pendek dan nyeri di lengan, segeralah pergi ke dokter atau RS terdekat, sebab ini merupakan gejala dini serangan jantung (heart attack) yang dapat menyebabkan kematian.
Penyebab
Penyebab pasti belum diketahui. Diduga karena seringnya cairan asam lambung (atau terkadang empedu) membalik ke esophagus.

Faktor Risiko
Beberapa kondisi yang meningkatkan risiko terkena GERD, antara lain:
1. Asma
2. Diabetes
3. Obesitas (kegemukan)
4. Kehamilan
5. Merokok
6. Mulut atau bibir kering
7. Tertundanya pengosongan lambung
Pemeriksaan Penunjang
Beberapa prosedur berikut ini dilakukan oleh dokter atau gastroenterologist untuk menegakkan diagnosis GERD:
1. Tes supresi asam atau proton pump inhibitor test.
2. Tes perkusi Bernstein.
3. Endoskopi.
4. Monitoring dan evaluasi pH esofagus 24 jam.
5. X-ray sistem pencernaan bagian atas.
6. Tes untuk mengukur pergerakan dan tekanan di esofagus, yang disebut: esophageal impedance.
7. Bila tersedia fasilitas, dapat dilakukan: barium esophagogram, esophagogastroduodenoscopy (EGD), atau esophageal manometry atas indikasi.

Solusi
1. Turunkan berat badan.
2. Longgarkan pakaian.
3. Tidur dalam posisi setengah duduk dan tunggulah hingga perut kosong. Jangan tidur langsung setelah makan. Bila akan tidur setelah makan, maka tunggulah setelah 2-3 jam.
4. Hindari rokok, kopi, coklat, alkohol, pedas, lemak, mint, bawang putih, bawang merah, makanan yang digoreng.
5. Hindari kafein dan teofilin.
6. Jangan mengobati atau membeli obat sendiri.
7. Segeralah menghubungi dokter kembali bila obat habis namun belum sembuh.

Beberapa pilihan obat untuk mengendalikan sensasi terbakar atau nyeri di dada (heartburn):
1. Antacid yang menetralkan asam lambung. Efek samping dari penggunaan antacid yang berlebihan adalah diare (mencret) atau konstipasi (sulit buang air besar).
2. Terapi untuk mengurangi produksi asam, yang disebut H-2-receptor blockers, misalnya: cimetidine, famotidine, nizatidine, atau ranitidine.
3. Terapi untuk menghalangi produksi asam dan menyembuhkan kerongkongan, yang disebut proton pump inhibitors. Kerjanya adalah menghambat produksi asam dan memberikan waktu kepada jaringan kerongkongan yang rusak untuk pulih. Misalnya: lansoprazole, omeprazole, esomeprazole, pantoprazole, dan rabeprazole.

Terapi untuk memperkuat sfingter esofagus bagian bawah disebut agen prokinetic. Kerjanya membantu mempercepat pengosongan lambung dan menguatkan katub atau klep antara lambung dan esofagus. Efek sampingnya adalah kelelahan, depresi, cemas.

Beberapa herbal, seperti: licorice, slippery elm, chamomile, dan marshmallow sebaiknya dikonsultasikan ke dokter terlebih dahulu. Akupunktur dan terapi relaksasi dengan teknik tertentu hendaknya juga dikonsultasikan ke dokter.

Tindakan pembedahan dengan teknik “Laparoscopic fundoplication” dapat dilakukan bila terapi obat gagal dan atas persetujuan dokter.
Komplikasi
Radang menahun (chronic inflammation) di kerongkongan (esophagus) dapat menyebabkan:
1. Perdarahan saluran cerna bagian atas.
2. Penyempitan kerongkongan (esophageal stricture).
3. Luka terbuka di kerongkongan (esophageal ulcer).
4. Perubahan menuju lesi pre-kanker di kerongkongan (Barrett’s esophagus).
5. Kanker kerongkongan (carcinoma esophagus).
Analisis kami, Anda benar menderita GERD. Obat yang diberikan sudah tepat. Berikut ini penjelasannya:
PROSOGAN adalah merk/nama dagang dari Lansoprazole yang diproduksi oleh Kimia Farma, merupakan proton pump inhibitor yang mencegah lambung memproduksi asam. Efek sampingnya: jarang terjadi. Misalnya: perubahan enzim hati dan hematologik, konstipasi (susah BAB), diare, mulut kering, perut kembung, sakit kepala, pusing, ruam, pruritus (gatal), demam. Dosis: untuk dewasa 30mg/hari. Lama pemberian: ulkus duodenum atau refluks esofagitis (GERD) selama 4 minggu. Ulkus lambung jinak 8 minggu.

REGIT, merupakan obat dengan nama generik: Domperidone Maleat, diproduksi oleh: Landson.
Dijual dalam kemasan tablet salut selaput 10 mg x 5 x 10′s.
Mekanisme kerjanya:
1. Domperidone merupakan antagonis dopamine perifer yang selektif di reseptor D2. Obat ini terutama bekerja di chemoreceptor trigger zone dan di lambung.
2. Domperidone meningkatkan aktivitas spontan lambung dan mengantagonis penghambatan pengosongan lambung oleh dopamine.
3. Obat ini meningkatkan dilatasi pylorus dan mempercepat pengosongan lambung.

Efek samping sentral, misalnya sedasi, reaksi ekstrapiramidal, parkinsonisme dan diskinesia tardive sangat jarang terjadi karena obat ini sulit melalui sawar darah otak. Domperidone dapat meningkatkan kadar prolaktin plasma yang dapat menimbulkan galaktorea, ginekomastia, pembesaran payudara atau terasa sakit. Rash (kulit kemerahan) atau reaksi alergi lain.

GASFLAT atau Gasflat® [film-coated tab] mengandung: Pancreatin 170 mg, activated dimethylpolysiloxane (simethicone) 80 mg. Dosis: 1-2 tablet setiap hari. Indikasinya: kembung pada penelanan udara, insufisiensi pankreas, gangguan hati, empedu, lambung dan usus, kembung setelah operasi, sindroma lambung-jantung. Gasflat digunakan sebagai anti-kembung (antiflatulence) untuk persiapan menjalani radiografi (rontgen).

Demikian. Semoga bermanfaat.

Salam SEHAT dan SUKSES selalu !!!

Hormat kami,

Dr. Dito Anurogo

 

 Tentang Penulis:

Dr Dito Anurogo Dito Anurogo adalah dokter pehobi filateli-numismatik, fotografi, pecinta alam, pernah aktif di FLP (Forum Lingkar Pena) Semarang, Member of IFMSA (International Federation of Medical Students' Associations), dan konsultan kesehatan di NetSains.net dan detik.com. Ia mendapatkan sertifikasi CME dari berbagai universitas ternama, seperti: THE JOHNS HOPKINS UNIVERSITY SCHOOL OF MEDICINE, HARVARD Medical School, Oxford University. Pernah berkarya di RS Keluarga Sehat Pati. Mulai April 2012 Ia ... Selengkapnya »
 
  Beri komentar atau taut balik artikel ini.
  • pututik

    bagaimana dengan dimasa kehamilan, apakah hal ini berbahaya. karena seringnya buih dan keluhan kembung yang dialami.

  • medhy

    Saya laki2 tapi smua keterangan di atas hampir sama kasusnya dengan saya.. tapi thank’s infonya dok…

  • SOFYAN

    sangat berguna untuk saya yg baru ada penyakit tersebut.thanks

  • meme

    sore dok,…
    saya hanya ingin memastikan…. apkah pada GERD smua gejala tersebut harus ad??
    akhir2 ini saya sering mual2 dok, terutama setelah makan,, tapi tidak sampai muntah.. dan slain itu jika mencium bau yg tidak menyedapkn saya sllu mual…
    kira2 itu gejala awal GERD atau tdak dok???

  • Sitihalimah

    bagaimana kalau hanya terasa panas di bawah dada? apakah itu juga termasuk GERD yang di maksud?

  • Alvi

    Dok, saat terjadi sesak napas akibat GERD ini apakah boleh langsung mengonsumsi domperidone, ranitidine dan lansoprazole, apakah ada efeknya secara langsung ? terima kasih

  • Keke Ayu

     Dear Dr. Dito,

    Terima kasih banyak atas penjelasannya yang sangat lengkap.
    Saat ini saya mendapatkan obat Pariet 20mg, Gasflat masih dilanjutkan, Mocusta, serta racikan obat Xanax&Ludiomil.

    Semoga dapat teratasi dengan terapi pengobatan, tanpa pembedahan.. :D

    Salam yang terbaik,
    Keke

  • http://www.facebook.com/people/Bima-Warkudoro/100001746645794 Bima Warkudoro

    dear Dr Dito
    ijin bertanya apakah obat ini bisa juga diberikan kepada penderita gerd  ( Lanzoprazol,trypanzym,alganak,braxidine)trims sebelumnya….

  • http://www.facebook.com/jey.pastibisa Jey Ox PastiBisa

    dok berapa lamakah penyakit gerd bisa sembuh totl?
    apakah efek dari penyakit ini cepat lelah ketika melakukan aktifitas?

  • http://www.facebook.com/jey.pastibisa Jey Ox PastiBisa

    dok berapa lamakah penyakit gerd bisa sembuh totl?
    apakah efek dari penyakit ini cepat lelah ketika melakukan aktifitas?

  • RitaDjieping

    Dokter yth, membaca artikel anda jadi semakin rasa takut …
    saat ini saya juga menderita dengan ciri2 yg sama seperti yg anda utarakan, saya sering setiap pagi ludah pertama saya seperti darah , dan keromgkongan merasa kering,, sering “gek” seperti masuk angin,, dan apabila saya makan pedas atau santen atau lemak2 ..langsung diare dalam jangka waktu kurang dr 30 menit, dan sering mengalami pusing apabiila saya gastro saya naik ,, sy sudah ke dokter dengan diberikan vometa-mual, Inhipraz untuk lambung dan xanax untuk penennag…yg ingin saya tanyakan …treatmen selain obat , apa yg harus saya lakukan…dan makanan apa saja yg tidak boleh saya makan untuk menghidari hal2 tersebut diatas?
    terimakasih …
    ritapoerbo@gmail.com 

  • http://twitter.com/delymaa J.De’lyma Napitupulu

    dokter praktek dimana?

  • http://www.facebook.com/ahmadteguhbasuki Teguh Basuki Ahmad

    trimakasih infonya Dok, sangat bermanfaat.

  • http://www.facebook.com/ahmadteguhbasuki Teguh Basuki Ahmad

    terimaksih infonya,, sangat bermanfaat,

  • http://www.facebook.com/catur.priyono.39 Catur Priyono

    Pak Dokter prakteknya hari apa n pukul berapa ??

  • tutut

    siang dok, dok sy merasa perut saya kenyang terus stelah makan, terasa mual dan sering sendawa serta sedikit sesak nafas. sy sdh ke dokter dan diberi obat ranitidine, dixanta dan omeprasole?. yg ingin saya tanyakan apa itu gejal asam lambung, atau maag akut dok…trus kl untuk gejala kanker lambung itu sperti apa dok. dan apa perlu sy minta pemeriksaan CT- san/ atau mungkin lainnya…mengingat keamrin sy sdh tes darah untuk CA125 dan CA19-9, tp untuk CA 19-9nya hasilnya 55.58 /mt. tp dokternya bilang tdk apa2. mohon penjelasannya dok