NetSains.com

Recent Comments


Powered by Disqus

25 Penulis Teraktif

  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • gravatar
  • Foto anda tak tampak disini? Segera buat akun di Gravatar.com!
Netsains.Com on Facebook
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (1 suara, nilai: 2.00 ⁄ 5)
Loading ... Loading ...

Perhatian!
Artikel ini adalah artikel lama, diterbitkan lebih dari setahun yang lalu.
Mohon beritahu kami melalui komentar apabila artikel ini sudah tidak relevan lagi

Mengapa Jantung Berdetak Cepat?

Tanya:
Selamat pagi, Dokter… Perkenalkan, nama saya Xiao Fen. Saya mau bertanya kenapa detak jantung adik saya sangat cepat? Apa itu tanda-tanda sakit jantung?”
Xiao Fen (Email : fenny_phang@*****co.id )

Jawab:
Dear Sahabatku Xiao Fen,
Denyut jantung disebut juga dengan heart rate (HR). Jantung berdetak, berdenyut, atau berdebar-debar di dalam dunia kedokteran disebut sebagai palpitasi, sedangkan bila detak jantung sangat cepat, yaitu lebih dari 100 kali per menit, disebut sebagai takikardi. Normalnya, detak jantung orang dewasa sehat saat istirahat 60 hingga 100 kali per menit.
Istilah “takikardi (tachycardia)” berasal dari kata Yunani kuno “tachy” (yang berarti: cepat atau dipercepat) dan “kardia” (yang berarti: jantung).
Takikardi dibagi menjadi dua tipe utama, yaitu: supraventricular dan ventricular. Keduanya dapat diketahui dokter dengan bantuan elektrokardiografi (EKG).
Gejalanya meliputi: nafas pendek atau tersengal-sengal, sensasi berputar atau nggliyeng, denyut nadi cepat, nyeri dada, keringat dingin, bahkan dapat sampai pingsan. Namun beberapa orang dengan takikardi tidak memiliki gejala apapun. Bila mengalami gejala ini, segeralah menghubungi dokter Anda yang terdekat.

Mengapa terjadi takikardi?

Takikardi dapat terjadi setelah berolahraga, bekerja sangat keras, atau dapat disebabkan oleh karena: kerusakan jaringan jantung, tanda awal penyakit jantung, gelombang listrik abnormal yang terjadi saat lahir, ketidaknormalan jantung bawaan, tekanan darah tinggi, konsumsi alkohol dan kafein dosis tinggi, merokok (pasif-aktif), penyalahgunaan obat tertentu (misalnya: kokain), reaksi terhadap obat tertentu, ketidakseimbangan elektrolit di dalam cairan tubuh, kelenjar tiroid yang overaktif (hipertiroidisme). Pada beberapa kasus, penyebab takikardi tidak dapat ditentukan.
Beberapa tipe takikardi yang umum dijumpai antara lain:
1. Atrial fibrillation
2. Atrial flutter
3. Supraventricular tachycardia
4. Ventricular tachycardia
5. Ventricular fibrillation
Beberapa komplikasi takikardi adalah: terjadinya bekuan atau jendalan darah yang dapat menyebabkan stroke atau serangan jantung, ketidakmampuan jantung untuk memompa cukup darah (gagal jantung), pingsan berulang, dan yang paling menakutkan adalah terjadinya mati mendadak (sudden death). Mati mendadak ini biasanya behubungan dengan ventricular tachycardia atau ventricular fibrillation.
Menariknya lagi, ada kasus gagal jantung yang dicetuskan oleh takikardi, yang disebut: tachycardia-induced heart failure (TIHF). Insiden TIHF belum diketahui pasti. Beberapa hasil riset menyebutkan bahwa sekitar 50% penderita dengan gangguan irama jantung yang disebut atrial fibrillation (AF) dan gangguan fungsi bilik jantung kiri (left ventricular dysfunction) memiliki beberapa derajat TIHF. Gangguan ini (TIHF) dapat terjadi pada usia berapapun, dari bayi hingga lanjut usia.
Meskipun demikian, tidak semua takikardi berbahaya. Untuk pencegahan agar tidak terjadi komplikasi, disarankan untuk segera ke UGD (Unit Gawat Darurat) atau ke dokter terdekat bila Anda mengalami takikardi.

Di UGD rumah sakit, dokter akan melakukan manuver vagal, pemberian medikasi (terapi), atau kardioversi sesuai indikasi yang diperlukan.
Demikian, semoga penjelasan ini bermanfaat.

Salam SEHAT dan SUKSES selalu!
Dr. Dito Anurogo
Dokter di RS. Keluarga Sehat, Pati.
Sumber gambar: http://en.wikipedia.org/wiki/File:Tachycardia_ECG_paper.svg

 

 Tentang Penulis:

Dr Dito Anurogo Dito Anurogo adalah dokter yang sedang berkarya dan mengabdikan diri di neuroscience department, Brain and Circulation Institute of Indonesia (BCII), Surya University, Indonesia. Ia adalah dokter pehobi filateli-numismatik, fotografi, pecinta alam, pernah aktif di FLP (Forum Lingkar Pena) Semarang, Member of IFMSA (International Federation of Medical Students' Associations), dan konsultan kesehatan di NetSains.net dan detik.com. Ia mendapatkan sertifikasi CME dari berbagai universitas ... Selengkapnya »
 
  • Website Pribadi/Blog:
  • Tulisan di NetSains: 144 Tulisan
  Beri komentar atau taut balik artikel ini.
  • haikal

    malam dokter, saya mau bertanya,
    range normal detak jantung 60-100x,
    misalkan ada orang yang memiliki detak jantung di atas 100 atau dibawah 60,,,
    namun hal tersebut adalah hal biasa bagi orang tersebut.
    yang mau saya tanyakan, apakah ada perbedaan range pada setiap orang?

  • haikal

    malam dokter, saya mau bertanya,
    range normal detak jantung 60-100x,
    misalkan ada orang yang memiliki detak jantung di atas 100 atau dibawah 60,,,
    namun hal tersebut adalah hal biasa bagi orang tersebut.
    yang mau saya tanyakan, apakah ada perbedaan range pada setiap orang?

  • haikal

    malam dokter, saya mau bertanya,
    range normal detak jantung 60-100x,
    misalkan ada orang yang memiliki detak jantung di atas 100 atau dibawah 60,,,
    namun hal tersebut adalah hal biasa bagi orang tersebut.
    yang mau saya tanyakan, apakah ada perbedaan range pada setiap orang?

  • Ita Asmamurni

    makasih info ttg takikardi, dalam tahun ini sudah 2 kali saya tiba2 mengalami nggeliyeng, keringat dingin, detak jantung jadi cepat dan kayak geringgingen (kesemutan ) di hampir seluruh tubuh, lemas, dan napas agak tersengal.. dan itu terjadi kurang lebih 5 menitan, setelah itu menurun.

  • http://profile.yahoo.com/3UMZBXWAV6LMHPC7XLGT4DSUUM sari

    terimakasih infonya, mau nambah nanya yaa. usia saya 21 tahun, saya, belakangan ini tiba-tiba detak jantung berdetak cepat dan itu hanya terjadi 1-2 menit saja, tapi hari ini sudah 4 kali kejadiannya. setelah itu normal kembali. yang dirasakan saat itu sedikit sesak. sebenarnya sebelumnya pernah saya rasakan, dan itu sekitar setahun lalu dan saat itu juga cukup sering. apakah memang ada masalah dengan jantung saya? terimakasih :) 

  • http://profile.yahoo.com/TGF5EIYVOHSVPH4T3TX67L73IE Edi Takariyanto

    Dokter anak saya berumur 13 tahun beberapa waktu yang lalu mengalami takikardi, sempat dirawat di ICU selama 3 hari. Hasil foto thorack, Eco semuanya normal tetapi badannya panas dengan leukosit yang tinggi diiringi dengan sesak napas dan kepala pusing. Dokter mendiagnosis kalau itu serangan virus. Menurut dokter benarkah demikian?  Edi Takariyanto Ambarawa

  • selvi

    dokter mengapa yah denyut nadi kita setelah berolahraga berdenyut lebig cepat ???? :-)